Hubungan Indeks Masa Tubuh dengan Gangguan Menstruasi pada Wanita Usia Subur di Desa Labuhan Rasoki.

  • Yulinda Aswan
  • Delfi Ramadhini

Abstract

Gangguan menstruasi merupakan suatu gejala fisik atau emosional yang terjadi sebelum dan selama masa menstruasi yang begitu sangat mengganggu, yang termasuk didalamnya adalah gangguan perdarahan, banyaknya darah, dan lamanya haid, dimana gangguan ini sangat mengganggu kehidupan wanita sehari-hari. Ada beberapa faktor yang memicu terjadinya gangguan haid salah satunya adalah Indeks masa tubuh. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hubungan indeks masa tubuh dengan gangguan menstruasi pada wanita usia subur di Desa Labuhan Rasoki Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Tahun 2019. Penelitian merupakan penelitian deskriftif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh wanita usia subur (17-45 tahun) berjumlah 108 dilakukan  dengan menggunakan Kuesioner dan Wawancara. Analisis menggunakan uji Chi Square untuk analisa bivariat. Hasil uji chi-square pada variable diperoleh IMT kurang nilai p=0,682 dan IMT lebih nilai p=0,174, hal inii menunjukkan tidak ada hubungan IMT dengan hipermenorea. Tidak ada hubungan antara IMT dengan oligimenorhea dengan nilai IMT kurang p=1,000 dan IMT lebih p=0,315. Tidak ada hubungan antara IMT dengan dismenorhea dengan nilai p value IMT kurang p=0,758 dan IMT lebih p=0,183. Tidak ada hubungan antara IMT dengan PMS, dengan p value IMT kurang p=0,217 dan IMT lebih p=0,514. Sehingga dapat disimulkan tidak dapat dibuktikan ada hubungan antara indeks masa tubuh dengan gangguan menstruasi pada wanita usia subur.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jun 8, 2020
How to Cite
ASWAN, Yulinda; RAMADHINI, Delfi. Hubungan Indeks Masa Tubuh dengan Gangguan Menstruasi pada Wanita Usia Subur di Desa Labuhan Rasoki.. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), [S.l.], v. 5, n. 1, p. 45-55, june 2020. ISSN 2623-2499. Available at: <https://jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/231>. Date accessed: 16 sep. 2021.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>