HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN EXCESSIVE DAYTIME SLEEPINESS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR

  • Mardiah Mila Hamdi Fakultas Keperawatan UNRI

Abstract

ABSTRAK


Excessive Daytime Sleepiness (EDS) sering dikeluhkan mahasiswa keperawatan semester akhir yang dapat mengakibatkan kondisi kesehatan memburuk. Aktivitas fisik merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kejadian EDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan EDS pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keperawatan Universitas Riau. Desain penelitian deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel 120 responden, pengambilan sampel simple random sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner International Physical Activity Questioner (IPAQ), sedangkan Kejadian EDS diukur menggunakan kuesioner Epworth Sleepiness Scale (ESS) yang dimodifikasi oleh peneliti dan telah diuji validitas dengan koefisien korelasi 0,478-0,855. Analisis yang digunakan analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan responden dengan tingkat aktivitas fisik ringan yang mengalami EDS sebanyak 24 responden (75,0%). Hasil uji statistik didapatkan p value = 0,021 < α (0,05), berarti Ho ditolak. Ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian EDS pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keperawatan Universitas Riau. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi pentingnya mengontrol aktivitas fisik untuk mencegah terjadinya EDS.


Kata kunci: Aktivitas fisik, excessive daytime sleepiness, mahasiswa


 


ABSTRACT


Excessive Daytime Sleepiness (EDS) is often complained by nursing students in the final semester which can make health condition worst. Physical activity is one of the factors that can affect the incidence of EDS. This research aimed to determine the correlation between physical activity with the incidence EDS in final year students at the Faculty of Nursing, University of Riau. This research used a descriptive analytic study design with a cross sectional research design. The sampling technique used simple random sampling with 120 respondents. Physical activity was measured by using International Physical Activity Questioner (IPAQ) while EDS was measured by using Epworth Sleepiness Scale (ESS) modified by the researcher and has been tested for the validity with a correlation value 0,478-0,855. The analysis used univariate analysis to see the frequency distribution and bivariate used the Chi-Square test. The results of this research showed that respondents experienced EDS with light physical activity levels were 24 (75,0%). The statistical test results obtained p value = 0.021< α (0.05), meaning that Ho is rejected. There is a correlation between physical activity with the incidence of EDS in final year students. The results of this study are expected to be a source of information about the important to control physical activity to prevent the occurrence of EDS.


Keywords: Excessive daytime sleepiness, physical activity, students

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jun 30, 2022
How to Cite
HAMDI, Mardiah Mila. HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN EXCESSIVE DAYTIME SLEEPINESS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal, [S.l.], v. 7, n. 1, p. 156-164, june 2022. ISSN 2623-2499. Available at: <https://jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/785>. Date accessed: 08 dec. 2022. doi: http://dx.doi.org/10.51933/health.v7i1.785.