Pengaruh Akupresur terhadap Nyeri Haid pada Remaja di SMA 08 Pekanbaru

  • Rahmatiwi Walidaini Universitas Riau

Abstract

ABSTRAK


Pada umumnya, remaja akan mengalami nyeri haid 12 bulan atau lebih pasca menarche. Nyeri haid dapat diatasi dengan terapi farmakologi maupun non farmakologi, salah satunya akupresur. Akupresur merupakan terapi tradisional yang merangsang titik tertentu melalui penekanan pada permukaan tubuh dengan menggunakan jari maupun benda tumpul yang bertujuan untuk kebugaran atau membantu mengatasi masalah kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh akupresur terhadap nyeri haid pada remaja di SMA 08 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan desain pre-test post-test control group design. Sampel yang digunakan pada penelitian berjumlah 55 orang responden yang terbagi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen sebanyak 28 responden dan kelompok kontrol sebanyak 27 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann withney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan intensitas nyeri sebesar 0,93 point pada kelompok eksperimen dan 0,15 point pada kelompok kontrol, serta terapi akupresur dapat menurunkan intensitas nyeri secara signifikan dengan p value 0,033 < α 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah akupresur kombinasi titik Taichong (LR3) dan Yintang yang dilakukan pada fase lutheal dan menstruasi dapat berpengaruh dalam penurunan intensitas nyeri haid remaja


Kata kunci: Akupresur, Nyeri Haid, Remaja


 


ABSTRACT


In general, adolescents will experience menstrual pain 12 months or more after menarche.  Menstrual pain can be treated with pharmacological and non-pharmacological therapies, one of which is acupressure.  Acupressure is a traditional therapy that focuses on certain points through pressing on the surface of the body using fingers or a blunt object for the purpose of fitness or to help overcome health problems.  The purpose of this study was to determine whether there was an effect of acupressure on menstrual pain in adolescents at SMA 08 Pekanbaru. This study used a quasi-experimental method with a pre-test post-test control group design.  The sample used in the study was 55 respondents who were divided into 2 groups, namely the experimental group of 28 respondents and the control group of 27 respondents using purposive sampling technique. Data analysis using Wilcoxon and Mann Withney test.  The results showed a difference in pain intensity of 0.93 points in the experimental group and 0.15 points in the control group, and acupressure therapy could significantly reduce pain intensity with a p value of 0.033 < 0.05. The conclusion of this study is that combined acupressure of Taichong (LR3) and Yintang points performed during the luteal and menstrual phases can have an effect on reducing the intensity of adolescent menstrual pain.


Keywords: Adolescents, Acupressure, Menstrual Pain

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jun 28, 2022
How to Cite
WALIDAINI, Rahmatiwi. Pengaruh Akupresur terhadap Nyeri Haid pada Remaja di SMA 08 Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), [S.l.], v. 7, n. 1, p. 87-95, june 2022. ISSN 2623-2499. Available at: <https://jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/787>. Date accessed: 19 aug. 2022. doi: http://dx.doi.org/10.5193/health.v7i1.787.