Faktor Yang Mempengaruhi Cakupan dan Ketepatan Waktu Imunisasi

  • Aynun Abdi Putri Bausad Universitas Pejuang Republik Indonesia
  • Nurul Muchlisa Universitas Pejuang Republik Indonesia

Abstract

Menurut World Health Organization (2018) sebanyak 32,9% anak dengan imunisasi yang tidak  lengkap dan sebanyak 9,2%  anak yang tidak diberi imunisasi, serta sekitar 57,9% anak yang diberikan imunisasi. Data Riset Kesehatan Dasar (2018) menunjukkan bahwa 32,9% bayi di Indonesia tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap dan 9,2% bayi tidak melakukan imunisasi meningkat dari tahun 2013 yaitu 32,1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi cakupan dan ketepatan pemberian imunisasi pada anak. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di lakukan di wilayah kerja Puskemsas BontoBangun Kabupaten Bulukumba di Desa Bonto Bangun. Sampel di tentukan dengan menggunakan metode simple random sampling, dan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Berdasarkan uji chi-square diperoleh bahwa ada pengaruh antara sikap dengan nilai (p-value 0,011<0,05), pendidikan dengan nilai (p-value 0,032<0,05), pengetahuan dengan nilai (p-value 0,007<0,05) dengan ketepatan imunisasi. Sebaliknya tidak ada pengaruh dukungan keluarga dengan nilai (p-value 0,698>0,05) dengan ketepatan imunisasi. Kepada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan sosialisasi kepada ibu mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap, jenis imunisasi, jadwal pemberian imunisasi dasar, manfaat imunisasi serta efek samping imunisasi saat posyandu yang akan meningkatkan pengetahuan ibu

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Dec 15, 2022
How to Cite
BAUSAD, Aynun Abdi Putri; MUCHLISA, Nurul. Faktor Yang Mempengaruhi Cakupan dan Ketepatan Waktu Imunisasi. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 161-166, dec. 2022. ISSN 2623-2499. Available at: <https://jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/915>. Date accessed: 03 feb. 2023. doi: http://dx.doi.org/10.51933/health.v7i2.915.