Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Makanan Pendamping ASI (MPASI) Berbasis Regulasi Hukum Kesehatan Dalam Pencegahan Stunting

Authors

  • Risna Nurlia Universitas Islam Al-Ihya Kuningan
  • Essy Zulfiani Universitas Islam Al-Ihya Kuningan
  • Farida Duriyah

DOI:

https://doi.org/10.51933/jpma.v7i2.2100

Keywords:

Stunting, MP-ASI, Edukasi berbasis regulasi, Pemberdayaan masyarakat, Kesehatan anak

Abstract

 

ABSTRAK

Kegiatan pengabdian ini mengevaluasi efektivitas edukasi pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) berbasis regulasi hukum kesehatan sebagai strategi pencegahan stunting melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Melalui pendekatan kombinasi evaluatif, data dikumpulkan melalui pretest–posttest, wawancara, observasi, dan studi dokumen hukum. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam sikap positif peserta terhadap praktik MP-ASI (p = 0.002), namun tidak disertai peningkatan pengetahuan yang bermakna secara statistik (p = 0.129). Analisis Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa perubahan sikap tidak berbeda signifikan antar jenjang pendidikan, sedangkan perubahan pengetahuan menunjukkan kecenderungan perbedaan. Wawancara memperkuat bahwa pendekatan partisipatif dan praktik langsung meningkatkan pemahaman aplikatif, meskipun tidak tercermin dalam skor posttest. Temuan menunjukkan bahwa regulasi hukum dapat diinternalisasi secara sosial melalui edukasi kontekstual, namun tantangan kognitif seperti beban informasi dan disonansi nilai memengaruhi transfer pengetahuan. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi edukasi berbasis pengalaman, visual, dan naratif untuk mengoptimalkan efektivitas. Kegiatan ini memberikan rekomendasi berupa penguatan peran kader, adaptasi metode penyuluhan, serta penyusunan instrumen evaluasi multidimensional sebagai pendekatan berkelanjutan dalam implementasi regulasi kesehatan dan penanggulangan stunting.

Kata kunci : Stunting, MP-ASI, Edukasi berbasis regulasi, Pemberdayaan masyarakat, Kesehatan anak

Downloads

Download data is not yet available.

References

REFERENSI

Afriyani, D., Novayelinda, R., Elita, V., Keperawatan, P. S., Keperawatan, F., Riau, U., & Keperawatan, D. F. (2022). Hubungan Praktik Pemberian Makanan Pendamping Asi Pada Anak Dengan Kejadian Stunting. Health Care : Jurnal Kesehatan, 11(2), 502–509.

Aritonang, E. A., Margawati, A., & Fithra Dieny, F. (2020). Bawah Dua Tahun (Baduta) Sebagai Faktor Risiko Stunting. Http://Ejournal3.Undip.Ac.Id/Index.Php/Jnc/

Fatmawati, N., Zunaidi, A., Septiana, A. Y., Maghfiroh, F. L., Pinkytama, N. R., & Prihartini, L. Y. (2025). Meningkatkan Daya Saing Usaha Lokal Melalui Literasi Dan Pemanfaatan E-Commerce. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (Jipemas), 8(2), 375–390.

Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Ismedsyah, I., & Sitanggang, H. (2022). Edukasi Implementasi Regulasi Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris Pada Perkumpulan Anggota Para Pemijat Penyehat Indonesia (P-Ap3 I) Sumatera Utara. E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 593–600. Https://Doi.Org/10.47492/Eamal.V2i1.1190

Jogregan. (2024, June 26). Sebanyak 6.115 Balita Di Kabupaten Kuningan Alami Stunting. Mata Pantura Republika.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2016 Tentang Standar Produk Suplementasi Gizii.

Mochamad Kasmali, Karina Antonio, & Fakharsyah Sugiyartomo. (2023, August 17). Long-Awaited Indonesian Health Law Finally Comes Into Force. Hogan Lovells.

Paramashanti, B. A., & Benita, S. (2020). Early Introduction Of Complementary Food And Childhood Stunting Were Linked Among Children Aged 6-23 Months. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(1), 1. Https://Doi.Org/10.22146/Ijcn.53788

Prasetyo, Y. B., & Syafi’i, D. M. (2024). Factors Associated With Stunting In Children Aged Under Five Years: A Systematic Review. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal Of Nutrition And Dietetics), 12(6), 413. Https://Doi.Org/10.21927/Ijnd.2024.12(6).413-425

Presiden Republik Indonesia. (2012). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012 Tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif.

Sarina, E. (2024). Pengaruh Model Edukasi Terhadap Persepsi Ibu Hamil Dan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini.

Yulinawati, C., & Novia, R. (2022). Hubungan Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi) Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-60 Bulan Diwilayah Kerja Puskesmas Tanjung Buntung Kota Batam Kepulauan Riau. Zahra: Journal Of Health And Medical Research, 2(2), 147–157.

Published

2025-08-31

How to Cite

Nurlia, R., Essy Zulfiani, & Farida Duriyah. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Makanan Pendamping ASI (MPASI) Berbasis Regulasi Hukum Kesehatan Dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 7(2). https://doi.org/10.51933/jpma.v7i2.2100