Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Sekolah Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Di SMP Kecamatan Depok Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.51933/jpma.v7i3.2280Abstract
Abstrak
Remaja di Indonesia bersifat dinamis dan selalu ingin tahu sehingga sangat rentan terhadap perilaku yang kurang sehat termasuk perilaku seksual dan reproduksi. Dampak perilaku kesehatan seksual dan reproduksi yang kurang terkontrol dapat menyebabkan masalah kesehatan, sosial, ekonomi, dan tantangan medis. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja tentang kesehatan reproduksi sehingga mampu meningkatkan kemampuan berperilaku sehat dalam menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan edukasi dilakukan pada 116 siswa sekolah menengah pertama. Metode kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi tentang lima topik kesehatan reproduksi remaja di kelas selama empat hari menggunakan media leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan (p-value = 0,0008 (p < 0,05), z = 3,340) dan peningkatan sikap (p-value = 0,0012 (p < 0,05), z = 3,236). yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja. Edukasi dengan media leaflet ini dapat digunakan untuk kegiatan peningkatan pengetahuan dan sikap untuk remaja baik di sekolah maupun di masyarakat.
Kata Kunci: Edukasi, Kesehatan Reproduksi, Remaja
Abstract
Adolescents in Indonesia are dynamic and curious, making them vulnerable to unhealthy behaviors, including sexual and reproductive behaviors. The impact of uncontrolled sexual and reproductive health behaviors can lead to health, social, economic, and medical challenges. The aim of this community service program is to increase adolescents' knowledge and attitudes about reproductive health so that they can improve their ability to behave in ways that promote reproductive health. Educational activities were conducted with 116 junior high school students. The activities were carried out by providing education on five topics related to adolescent reproductive health in the classroom over four days using leaflets as teaching aids. The results of the activity showed an increase in knowledge (p-value = 0.0008 (p < 0.05), z = 3.340) and an increase in attitudes (p-value = 0.0012 (p < 0.05), z = 3.236). The result means that there was a statistically significant difference between the knowledge and attitude scores before and after the intervention. Thus, reproductive health education is effective in improving knowledge and attitudes among adolescents. Education using leaflets can be used to improve knowledge and attitudes among adolescents both in schools and in the community.
Keywords: Education, Reproductive Health, adolescent
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










