Pemanfaatan Kain Perca Sebagai Eco Culture Learning Boneka Relief 2D Pakaian Adat Indonesia di TKN Cimenyan
Utilization of Patchwork Fabric as an Eco Culture Learning Tool for 2D Relief Dolls of Indonesian Traditional Clothing at TKN Cimenyan
DOI:
https://doi.org/10.51933/jpma.v7i3.2336Keywords:
Kain Perca, Boneka Relief 2D, Eco Culture Learning, Pakaian Adat, Participatory Rural AppraisalAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai Eco Culture Learning pada peserta didik melalui pemanfaatan limbah tekstil. Landasan kegiatan adalah kurangnya tersediaan inovasi dalam media pembelajaran yang kreatif dan inovatif. TKN Cimenyan dipilih sebagai mitra kegiatan karena memiliki potensi sumber daya dan komitmen terhadap pengembangan media pembelajaran inovatif di lingkungan pendidikan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Pendekatan PRA sangat ditekankan, melibatkan para pengajar TKN Cimenyan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, persiapan, pelatihan, tahap pembuatan Boneka Relief 2D Pakaian Adat Indonesia, hingga tahapan evaluasi hasil dan pelaksanaan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan keterampilan guru dalam berinovasi serta mengolah kain perca menjadi media pembelajaran visual yang efektif. Boneka Relief 2D Pakaian Adat Indonesia yang dihasilkan terbukti menjadi media yang menarik dan berbasis lingkungan, berhasil memadukan konsep pelestarian budaya dan kesadaran ekologis pada anak usia dini. Implementasi media ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kreatif, partisipatif, dan berwawasan lingkungan di TKN Cimenyan.
Downloads
References
Anas, A. H., & Nirwana. (2025). Pelatihan pembuatan pop-up book tata cara salat bagi anak usia sekolah dasar di Desa Perteguhan Kecamatan Simpang 4 Kabupaten Karo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 7(2). DOI: https://doi.org/10.51933/jpma.v7i2.2135.
E, Supriyanto. (2023). Pembelajaran seni budaya dalam pendidikan anak usia dini: Antara estetika dan karakter. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Kebudayaan, 11(1), 33–44.
Falah AM, A. S. (2022 ). Pengembangan Wisata Kreatif Berbasis Bunga Matahari Melalui Pendekatan Permakultur Di Desa Nanggalamekar Kabupaten Cianjur. SEMESTA, 91-98.
G, Chandra. (2010). Participatory rural appraisal. Issues and tools for social science research in inland fisheries. Participatory rural appraisal. India.: Central Inland Fisheries Research Institute, Barrackpore, Kolkata, India. Bulletin.
Gough, A., Lee, S., & Gough, N. (2005). Education for sustainable development: A handbook for policy-makers. UNESCO. (Dikutip dalam Rahmatullah, 2021)
Haidarsyah, D. A. (2023). Teknologi dan Estetika: Peran Digitalisasi dalam Pengembangan Desain Motif. Jurnal Vigyanika VIRAL, 12(2), 45-53.
Handayani, W. M. (2022). Penerapan Kain Perca Batik Tasikmalaya Melalui Teknik Sulam Dan Kolase Ilustrasi Fashion Pada Pelengkap Busana. Jurnal Atrat, 10(1).
Hapsari, D. A., & Lestari, T. (2021). Pelatihan Pembuatan Pop-Up Book sebagai Media Pembelajaran PAUD. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(2),88–99. https://doi.org/10.24198/jpm.v7i2.35121
Nasrudin, I., Pitoyo, D., Munandar, A., Nurwathi, N., Azwar, A. G., Nurbani, S. N., & Rodiah, R. (2020). Penyuluhan Dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Sampah Rumah Tangga Bernilai Ekonomis Dalam Menciptakan Lingkungan Yang Hiegienis. Jurnal Abdimas Sang Buana,1(2). https://doi.org/10.32897/abdimasusb.v1i2.459
Nurhayati I, P. S. (2022). Digital 3D illustration for early childhood learning: Enhancing creativity and engagement. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 145–157.
Kim J, L. H., & 287:. (2021). Sustainable textile education: Upcycling fabric waste in creative learning. Journal of Cleaner Production, 125–136.
Nurussalamah, A. M., Oktaviani, S., Septian, S., Agustina, S., Safar, N. A., Ramadan, M. F., Hermalia, H., Firdlah, H. N. F., Mulyana, H.,
Febriyanti, D. C., & Sofyan, M. M. (2024). Implementasi Program Bank Sampah Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Di Desa Padaawas. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(11), 2002–2008. https://doi.org/10.59837/k3n0ce98
Purwaningsih, P., Saragih, E. W., & Santoso, B. (2024). Diseminasi Pemanfaatan Limbah Pelepah Kelapa Sawit dan Kotoran Sapi menjadi Briket Arang sebagai Bahan Bakar Alternatif di Kampung Majemus Distrik Masni Kabupaten Manokwari. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara, 8(1), 172–183. https://doi.org/10.29407/ja.v8i1.19031
Rahayu, T. D. (2023). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pengembangan Media Pembelajaran Anak. Jurnal Pendidikan Nusantara, 8(1), 27–38. https://doi.org/10.31227/osf.io/yvh9n
Rahmatullah. (2021). Eco-Culture: Suatu Model Pembelajaran Ekonomi Berorientasi Peduli Lingkungan. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 4(1), 89–103. https://doi.org/10.26858/jekpend.v4i1.16334
Suardi, M. (2018). Belajar & pembelajaran. Deepublish
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wuri Handayani., A. F. (2022). Pelatihan Pembuatan Boneka Puppet Tema Profesi sebagai Media Pembelajaran Anak Usia Dini di Tkn Cimenyan Kabupaten Bandung. Jurnal ATRAT, 10(3), 208-213.
Wuri Handayani, N. E. ( 2018). PEDAGOGI ESTETIK MELALUI BATIK CIANJUR. . Jurnal ATRAT , 116-120. https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/atrat/article/view/531
Zamroni, I., Putri, F. A., & Lestari, S. (2021). Pendidikan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Potensi Lokal. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 7(1), 48–62. https://doi.org/10.24198/jpm.v7i1.28715.
Zubaidah, T., Arifin, A., Haris, A., & Sofia, N. (2025). Pemanfaatan sampah organik sebagai briket: Pemberdayaan masyarakat desa sungai landas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 7(2). https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/1985/1295 DOI: https://doi.org/10.51933/jpma.v7i2.1985
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










