Edukasi Ilmu Farmasi dengan Mengenal bahan Obat Tradisional dan Cara Mengolahnya di MTs Hajijah Amalia Sari
Edukasi Ilmu Farmasi dengan Mengenal bahan Obat Tradisional dan Cara Mengolahnya di MTs Hajijah Amalia Sari
DOI:
https://doi.org/10.51933/jpma.v7i3.2406Keywords:
obat tradisional, tanaman obat, pengolahan herbal, simplisia, ekstraksi, fitoterapi.Abstract
Penggunaan obat tradisional di Indonesia semakin meningkat seiring berkembangnya minat masyarakat terhadap pengobatan alami yang lebih aman dan mudah diperoleh. Obat tradisional berasal dari tanaman obat yang mengandung senyawa bioaktif dengan potensi farmakologis, seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis obat tradisional beserta metode pengolahan yang tepat sehingga dapat meningkatkan efektivitas terapeutik dan keamanan penggunaannya. Metode pengolahan yang dikaji meliputi simplisia, perebusan (decocta), seduhan (infusa), ekstraksi etanol, serta pengolahan menjadi bentuk modern seperti serbuk instan, kapsul, dan salep herbal. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pemilihan bagian tanaman, teknik pengeringan, ukuran partikel, serta jenis pelarut sangat mempengaruhi kandungan senyawa aktif yang dihasilkan. Selain itu, standarisasi proses pengolahan terbukti penting untuk menjaga konsistensi mutu dan stabilitas produk herbal. Dengan pemahaman yang tepat mengenai karakteristik tanaman obat dan teknik pengolahannya, obat tradisional berpotensi menjadi terapi komplementer yang efektif, aman, serta mendukung pengembangan fitofarmaka di Indonesia.
Downloads
References
Antara, A.N. and Istanti, N. (2022) ‘Gorontalo’, 5(2), pp. 100–113.
Ardiningtyas, S.A., Isnaeni, N. and Arista, D. (2023) ‘Kajian metabolit sekunder tanaman ginseng Korea dan Indonesia sebagai peningkat imun tubuh’, 1(1), pp. 87–105.
Priastana, I.K.A. and Dwijayanto, I.M.R. (2020) ‘Indonesian Journal of Health Research’, 3(1), pp. 27–31.
Wahyuni, Tutik Sri, Retno Widyowati, and Neny Purwitasari. "Edukasi tanaman obat dan
pembuatan produk herbal pada generasi milenial." Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) 4.1 (2024): 21-25.
Ismail, I., Khaerati, K., Yuliet, Y., & Yuyun, Y. (2024). Edukasi Pengenalan Apoteker Cilik dan DAGUSIBU Pada Siswa SDN 4 di Desa Bahomoleo Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Jurnal Pengabdian Farmasi dan Sains, 2(2), 38-43.
Hartini, Y. S., Dwiatmaka, Y., Setiawati, A., Wulandari, E. T., Pranatasari, F. D., Nugroho, L. H., & Fajarina, M. S. (2024). Edukasi pengenalan, pemanfaatan, dan pengolahan tanaman obat sebagai pembelajaran kontekstual pada siswa SMA. Madaniya, 5(4), 1919-1926.
Kusbiantoro, D.∙ Y.P. (2018) ‘Pemanfaatan kandungan metabolit sekunder pada tanaman
kunyit dalam mendukung peningkatan pendapatan masyarakat Utilization of secondary metabolite in the turmeric plant to increase community income’, 17(1), pp. 544–549.
Intifada, W. S., Habibi, B. Y., Samosir, E. I. M., Ayuni, E., & Hayati, F. (2023). EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI PENGOBATAN ALTERNATIF DI DESA PASIR GOMBONG. PROFICIO, 4(2), 183-188.
Priastana, I.K.A. and Dwijayanto, I.M.R. (2020) ‘Indonesian Journal of Health Research’, 3(1), pp. 27–31.
Hasibuan, E. S., & Dongoran, R. F. (2023). Pembuatan Sediaan Parem Dari Daun Bakung (Crinum asiaticum) dengan Campuran Beras, Jahe Dan Kencur Untuk Pengobatan Keseleo, Bengkak dan Luka Memar. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 8(1), 145-148.
Suliasih, B.A. and Mun, A. (2022) ‘Review : Potensi dan Masalah dalam Pengembangan
Kemandirian Bahan Baku Obat Tradisional di Indonesia’, 1(1), pp. 28–33.
Nima, N. S., Eden, W. T., Savitri, A. A., Rahmaniar, R., Faturachman, G. F., Utami, M. D., ... & Ilhami, M. A. (2025). Pemberdayaan Tanaman Obat Keluarga di Kalisegoro, Semarang: Edukasi dan Inovasi Produk Herbal untuk Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pepadu, 6(3), 416- 423. ‘Vol. 16 No. 3 / Juli - September 2023’ (2023), 16(3), pp. 1–16.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










