Edukasi Kesehatan tentang Pencegahan Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada Ibu Hamil dalam kegiatan Posyandu di Desa Baruas wilayah kerja Puskesmas Batunadua

Authors

  • Febrina Angraini Simamora Stikes Aufa Royhan Kota Padangsidimpuan
  • Dina Mariana Manurung Universitas Aufa Royhan
  • Juni Andriani Rangkuti Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan
  • Nurelilasari Siregar Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan
  • Mei Adelina Harahap Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan
  • Lola Pebrianthy Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan

DOI:

https://doi.org/10.51933/jpma.v7i3.2444

Keywords:

edukasi kesehatan, penyakit jantung bawaan, pencegahan, janin, kehamilan

Abstract

Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan kelainan kongenital yang terjadi sejak masa perkembangan janin dan berkontribusi terhadap tingginya morbiditas serta mortalitas bayi. Upaya pencegahan PJB perlu dilakukan secara promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan kepada ibu hamil dan perempuan usia subur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan PJB pada janin melalui edukasi kesehatan yang dilaksanakan pada kegiatan Posyandu di Desa Baruas, wilayah kerja Puskesmas Batunadua. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan pembagian media edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Aufa Royhan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus aplikasi pembelajaran mahasiswa di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko PJB, pentingnya perencanaan kehamilan sehat, dan kepatuhan terhadap pemeriksaan antenatal. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis Posyandu efektif sebagai strategi pencegahan PJB pada janin dan mendukung penguatan peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Djer, M. M., & Madiyono, B. (2000). Tatalaksana Penyakit Jantung Bawaan. Sari Pediatri, 2(3), 155–162.

Fridalni, N. (2019). Pengenalan Dini Penyakit Degeneratif. Jurnal Abdimas Saintika, 1, 45–50.

Hafila, D. N., Wisudawan, Darma, S., Nurhikmah, & Dahlia. (2023). Prevalensi Penyakit Kardiovaskular pada Masa Pandemic Tahun 2020-2021 di RS Arifin Nu’mang Kabupaten Sidrap. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(10).

Lestari, D. L. (2023). Penyakit Jantung Bawaan pada Anak. Scientific Journal (SCIENA), II(4), 134–142.

Putra, B. E., & Prakoso, R. (2022). Pentingnya Mendeteksi Penyakit Jantung Bawaan Lebih Dini : Skrining Fase Prenatal dan Postnatal. 56 J Indon Med Assoc, 722.

Utamayasa, I. K. A., Rahman, M. A., Hidayat, T., Wicaksono, H., & Nastiti, P. H. (2024). Seminar Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan pada Anak dengan Pemeriksaan Pulse Oxymetri dan Ekokardiografi di RSUD dr . Mohammad Zyn Sampang. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 4(6), 1547–1554.

Published

2025-12-31

How to Cite

Simamora, F. A., Manurung, D. M., Rangkuti, J. A., Siregar, N., Harahap, M. A., & Lola Pebrianthy. (2025). Edukasi Kesehatan tentang Pencegahan Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada Ibu Hamil dalam kegiatan Posyandu di Desa Baruas wilayah kerja Puskesmas Batunadua. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 7(3). https://doi.org/10.51933/jpma.v7i3.2444