PENYULUHAN TENTANG PENGGUNAAN KURMA UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH
DOI:
https://doi.org/10.51933/jpma.v7i3.2451Keywords:
Hipertensi, Kurma, Tekanan Darah, Penyuluhan, Puskesmas SilangitAbstract
Salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular adalah hipertensi, suatu kondisi tidak menular yang sangat umum di Indonesia. Menggunakan pangan fungsional seperti kurma (Phoenix dactylifera L.), yang kaya akan kalium, magnesium, serat, dan antioksidan, merupakan salah satu cara untuk mengatasi hipertensi, baik secara farmakologis maupun non-farmakologis. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi kurma dalam menurunkan tekanan darah. Peserta dari masyarakat yang memiliki riwayat atau berisiko hipertensi berpartisipasi dalam pendekatan implementasi, yang meliputi edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet, di Puskesmas Sibolangit. Tes pra dan pasca digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan, dan hasilnya dikaji secara deskriptif. Berdasarkan temuan, skor pengetahuan rata-rata peserta meningkat dari 60,5 pada tes pra menjadi 85,7 pada tes pasca, dan mereka juga menyatakan keinginan yang lebih besar untuk memasukkan kurma ke dalam pola makan seimbang. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kesadaran tentang cara menyajikan kurma untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan dosis yang dibutuhkan. Sebagai sarana untuk mempromosikan edukasi gizi berbasis pangan lokal, kegiatan ini telah menunjukkan hasil yang menjanjikan. Singkatnya, kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan kurma dapat ditingkatkan dalam upaya mencegah dan mengelola hipertensi.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










