Alih Pengetahuan Dasar-Dasar Teater Sebagai Media Refleksi Sosial Berbasis Edukasi Seni
DOI:
https://doi.org/10.51933/jpma.v7i3.2453Keywords:
Teater Interaktif, Refleksi Sosial, Edukasi Seni, PartisipasiAbstract
Fenomena kehidupan yang tidak selalu berjalan sesuai rencana sering menimbulkan tekanan psikologis dan kehilangan arah bagi individu. Seni pertunjukan, khususnya teater interaktif, memiliki potensi sebagai medium reflektif dan edukatif untuk membantu masyarakat memahami dinamika tersebut. Permasalahan Pengabdian ini adanya kebutuhan masyarakat terhadap dasar-dasar teater sebagai sarana reflektif untuk bersosialisasi. Solusinya dirancang dalam bentuk pementasan teater interaktif yang dipadukan dengan permainan sederhana guna memperkenalkan seni teater sekaligus menciptakan ruang partisipatif. Tujuannya agar penonton terlibat secara langsung dalam alur cerita bertema “hidup yang tak selalu mulus,” sehingga mendorong keterlibatan emosional, komunikasi dua arah, dan pengalaman estetis yang mendalam. Metode partisipatif diterapkan melalui pengenalan dasar-dasar teater, improvisasi, dan diskusi reflektif setelah pertunjukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 30 peserta yang hadir memperoleh wawasan baru dalam memaknai realitas kehidupan serta mengapresiasi seni teater sebagai sarana pembelajaran sosial yang menyenangkan. Respon positif dari peserta menegaskan bahwa pendekatan seni interaktif dapat menjadi media efektif dalam membangun kesadaran sosial dan memberikan edukasi seni di tengah masyarakat. Dengan demikian, teater interaktif berkontribusi bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga sebagai sarana edukasi budaya yang menyentuh aspek intelektual, emosional, dan sosial.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










