Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Pencegahan Stunting melalui Program Skalting (Lokasi: Posyandu Kelurahan Palam Banjarbaru)
Keywords:
Stunting, Program SKALTingAbstract
ABSTRAK
Kondisi stunting pada balita merupakan terjadinya kegagalan pertumbuhan akibat akumulasi minimnya nutrisi. Program Pusat Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan khususnya ibu dan balita. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Teratai, Kelurahan Palam, yang selama ini rutin melakukan pemeriksaan kesehatan balita sebatas pengukuran antropometri dan imunisasi. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan ibu terkait masalah gizi buruk pada anak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk peningkatan kesadaran masyarakat dalam mencegah stunting melalui program SKALTing (sosialisasi, konseling dan aksi lapangan untuk stunting). Kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi penyuluhan gizi mengenai stunting serta pelaksanaan pengukuran antropometri (tinggi/panjang dan berat badan) bayi dan balita di Posyandu. Target audiens dari inisiatif ini adalah para ibu yang memiliki bayi dan balita di wilayah Kelurahan Palam. Berdasarkan hasil kegiatan, evaluasi dan observasi kegiatan ini berhasil mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan, terlihat dari tingkat partisipasi yang sesuai target dan antusiasme peserta yang signifikan selama pelaksanaan kegiatan, serta adanya peningkatan pemahaman peserta terkait stunting.
Downloads
References
DAFTAR PUSTAKA
Anjani, D. M., Nurhayati, S., & Immawati, I. (2024). Penerapan Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Ibu tentang Stunting pada Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Metro Utara. Jurnal Cendikia Muda, 4(1).
Avanti Pramudyani, Diana Putri, Ika Tiara, Muhammad Herpiko, Moh. Udin, Intan Mufida, Zuhrotul Fatiah, Muhammad Wahyunta, Tiara Zahra, & Aisyah Afiati. (2023). Stunting Penyebab dan Pengaruhnya dalam Perkembangan dan Fisik Anak. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Publish .
Pratama Reza, Daulay Zharifah, Tanjung Linda, Aulia Syaikah, Ramadhani Sarah, Mayasari Ulfayani, & Ridwan Muhammad. (2024). Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Penurunan Stunting melalui Sosialisasi Makanan Bergizi Seimbang. Menara Riau, Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Pengembangan Masyarakat Islam, 18, 130–145.
Haskas, Y. (2020). Gambaran Stunting di Indonesia: Literature Review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(2).
Ikaningtyas, N., sari, I. Y., Adiyasa, R. P., Sari, R. P., & Siswanto, S. (2025). Penurunan Stunting dengan Program Posyandu Balita. Jurnal Kesehatan, 12(2), 312-324.
Kementerian Kesehatan Indonesia. (2025). SSGI 2024: Prevalensi Stunting Nasional Turun Menjadi 19.8%. Jakarta: Kementerian Kesehatan Indonesia.
Khusuma, A. I., Yudhastuti, R., & Nata, J. H. (2023). Penyuluhan Stunting dan Kegiatan Posyandu sebagai Upaya Peningkatan Kewaspadaan Ibu terhadap Bahaya Gizi Buruk. Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM), 7(3), 2849-2856.
Qoyyimah, A. U., Hartati, L., & Fitriani, S. A. (2020). Hubungan Kejadian Stunting dengan Perkembangan Anak Usia 24-59 Bulan di Desa Wangen Polanharjo Klaten. Jurnal Kebidanan, XII(01), 66-79.
Saepudin, E., Rizal, E., & Rusman, A. (2017). Peran Posyandu sebagai Pusat Informasi Kesehatan Ibu dan Anak. Record and Library Journal, 3(2).
Wardah, R., & Reynaldi, F. (2022). Peran Posyandu dalam Menangani Stunting di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Biology Education, 10(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










