PENDEKATAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA DALAM PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PENDERITA PENYINTAS TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT (TB RO) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MULYOREJO KABUPATEN DELI SERDANG

Authors

  • Johani Dewita Nasution Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan
  • Cecep Triwibowo Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan
  • Ida Suryani Hasibuan Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan

DOI:

https://doi.org/10.51933/jpma.v8i2.3004

Abstract

Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan pengobatan jangka panjang serta dukungan keluarga secara berkelanjutan. Kurangnya pengetahuan keluarga mengenai TB RO, tingginya stigma, dan rendahnya keterlibatan keluarga dalam proses perawatan dapat memengaruhi kepatuhan pengobatan dan kualitas hidup penyintas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan keluarga penyintas TB RO dan kader kesehatan melalui pendekatan keluarga berbasis budaya dalam mendukung keberhasilan pengobatan serta meningkatkan kualitas hidup penyintas.

Metode yang digunakan meliputi pendidikan kesehatan, pelatihan kader, diskusi interaktif, demonstrasi media edukasi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kabupaten Deli Serdang pada tahun 2026 dengan melibatkan 30 keluarga penyintas TB RO dan 10 kader kesehatan. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet, booklet, dan buku saku mengenai Tuberkulosis Resisten Obat.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga setelah edukasi, dengan nilai rata-rata meningkat dari 69,83 menjadi 89,67 dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,000). Pengetahuan kader kesehatan juga meningkat dengan nilai rata-rata dari 67,00 menjadi 93,00, dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,005). Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan, serta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai TB RO, kepatuhan pengobatan, pencegahan penularan, dan pentingnya dukungan keluarga berbasis budaya.

Kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga dan kader kesehatan mengenai Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO). Pendekatan keluarga berbasis budaya dapat dijadikan sebagai strategi pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan, mengurangi stigma, memperkuat dukungan keluarga, dan meningkatkan kualitas hidup penyintas TB RO.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-08-31

How to Cite

Nasution, J. D. ., Triwibowo, C. ., & Hasibuan, I. S. . (2026). PENDEKATAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA DALAM PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PENDERITA PENYINTAS TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT (TB RO) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MULYOREJO KABUPATEN DELI SERDANG. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 8(2). https://doi.org/10.51933/jpma.v8i2.3004