PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA LABUHAN LABO KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA TAHUN 2022

  • Rya anastasya siregar jurnal

Abstract

ABSTRAK


Risiko terjadinya tekanan darah tinggi (hipertensi) akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Berkisar 2 dari 3 orang berusia di atas 75 tahun diperkirakan mengidap hipertensi. Tekanan darah diukur berdasarkan kemampuan darah menekan dinding jantung, yaitu tekanan darah sistolik (saat jantung memompa darah) dan diastolik (saat jantung rileks). Lansia umumnya dianggap memiliki tekanan darah normal jika sistolik di bawah 120 dan diastolik kurang dari 80, atau dalam angka dinyatakan 120/80, sementara seseorang dinyatakan mengalami hipertensi jika memiliki sistolik/diastolik di atas 130/80. Tujuan PKM ini adalah memberi motivasi kepada lansia lebih memperhatikan polo hidupnya seperti kebutuhan istirahat dan makanan agar terhindar dari terjadinya hipertensi pada lansia. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode penyuluhan kesehatan dengan menggunakan  media leaflet kepada lansia di desa Labuhan Labo dengan berjumlah 20 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan secara gratis.  Evaluasi kedapa lansia yaitu tanya jawab seputar materi Hipertensi. Lansia dapat penyawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan oleh sipenyuluh. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berjalan dengan baik. Lansia di desa Labuhan Labo yang mengikuti terlihat bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Apr 19, 2022
How to Cite
SIREGAR, Rya anastasya. PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA LABUHAN LABO KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA TAHUN 2022. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), [S.l.], v. 4, n. 1, p. 79-88, apr. 2022. Available at: <https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/740>. Date accessed: 02 july 2022. doi: http://dx.doi.org/10.51933/jpma.v4i1.740.