Skrining Penyakit Degeneratif pada Masyarakat Desa Simatorkis Sisoma Kecamatan Angkola Barat Tapanuli Selatan

  • Febrina Angraini Simamora universitas aufa royhan
  • Arinil Hidayah

Abstract

ABSTRAK


Prevalensi Penyakit Degeneratif meningkat setiap tahun dan merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Peningkatan akibat Penyakit Degeneratif sejalan dengan meningkatnya factor risiko. Semakin meningkatnya kejadian penyakit degeneratif, maka perlu adanya edukasi dan pendampingan kepada masyarakat untuk melaksanakan deteksi dini atau skrining terhadap penyakit degeneratif, terutama pada kelompok yang berisiko. Sasaran pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat yang beresiko dan usia lanjut sebanyak 50 orang di Desa Simatorkis Sisoma Kecamatan Angkola Barat Tapanuli Selatan. Kegiatan ini dilakukan dengan membagikan leaflet tentang penyakit tidak menular, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, kolesterol dan asam urat. Hasil kegiatan menunjukkan 60% peserta adalah perempuan dan 40% peserta adalah laki laki. Terdapat 50% peserta dengan tekanan darah diatas 140 mmHg, 30% peserta dengan kadar gula darah sewaktu diatas 200gr/dl, 24% peserta dengan kadar kolesterol diatas 150gr/dl, dan 14% peserta dengan asam urat diatas 4gr/dl. Peningkatan penyakit degeratif dapat ditekan melalui pengendalian factor risiko yaitu pengurangan konsumsi rokok, alkohol, gula dan garam, peningkatan konsumsi buah dan sayur, meningkatkan aktifitas fisik melalui olah raga, mencegah kegemukan, pengendalian stress dengan kegiatan rekreasi serta melakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah secara teratur. Upaya pencegahan penyakit degeratif dapat dilakukan oleh masyarakat secara mandiri melalui kegiatan Posbindu.


 


Kata kunci : deteksi dini, penyakit degeneratif, skrining


 


ABSTRACT


The prevalence of degenerative diseases increases every year and is one of the highest causes of death in Indonesia. The increase due to degenerative diseases is in line with the increase in risk factors. With the increasing incidence of degenerative diseases, it is necessary to provide education and assistance to the community to carry out early detection or screening of degenerative diseases, especially at risk groups. The target of this community service activity is 50 people at risk and elderly people in Simatorkis Sisoma Village, Angkola Barat District, South Tapanuli. This activity was carried out by distributing leaflets about non-communicable diseases, measuring blood pressure, checking temporary blood sugar levels, cholesterol and uric acid. The results of the activity showed that 60% of the participants were women and 40% of the participants were men. There were 50% participants with blood pressure above 140 mmHg, 30% participants with current blood sugar levels above 200gr/dl, 24% participants with cholesterol levels above 150gr/dl, and 15% participants with uric acid above 4gr/dl. The increase in degenerative diseases can be suppressed through controlling risk factors, namely reducing the consumption of cigarettes, alcohol, sugar and salt, increasing consumption of fruits and vegetables, increasing physical activity through exercise, preventing obesity, controlling stress with recreational activities and checking blood pressure, blood sugar levels. regularly. Efforts to prevent degenerative diseases can be carried out by the community independently through Posbindu activities.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Aug 30, 2022
How to Cite
SIMAMORA, Febrina Angraini; HIDAYAH, Arinil. Skrining Penyakit Degeneratif pada Masyarakat Desa Simatorkis Sisoma Kecamatan Angkola Barat Tapanuli Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), [S.l.], v. 4, n. 2, p. 6-9, aug. 2022. Available at: <https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/834>. Date accessed: 03 oct. 2022. doi: http://dx.doi.org/10.51933/jpma.v4i2.834.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>