https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/issue/feed Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) 2026-01-20T03:19:42+00:00 Nefonavratilova Ritonga nafratilovanefo@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)</strong> with registration number ISSN 2715-0178 (online). This journal will be published online by the University of Aufa Royhan Padangsidimpuan City via its official Open journal system website. The journal will be published in April, August, and December of each year, or every four months.</p> https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2280 Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Sekolah Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Di SMP Kecamatan Depok Yogyakarta 2025-10-20T03:34:09+00:00 Ana Setiyorini ana_setiyorini@stikespantirapih.ac.id Agnes Mahayanti agnes_mahayanti@stikespantirapih.ac.id Riski Wulandari riskiwulandari@stikespantirapih.ac.id <p><strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Abstrak</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong>Remaja di Indonesia bersifat dinamis dan selalu ingin tahu sehingga sangat rentan terhadap perilaku yang kurang sehat termasuk perilaku seksual dan reproduksi. Dampak perilaku kesehatan seksual dan reproduksi yang kurang terkontrol dapat menyebabkan masalah kesehatan, sosial, ekonomi, dan tantangan medis. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja tentang kesehatan reproduksi sehingga mampu meningkatkan kemampuan berperilaku sehat dalam menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan edukasi dilakukan pada 116 siswa sekolah menengah pertama. Metode kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi tentang lima topik kesehatan reproduksi remaja di kelas selama empat hari menggunakan media leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan (p-value = 0,0008 (p &lt; 0,05), z = 3,340) dan peningkatan sikap (p-value = 0,0012 (p &lt; 0,05), z = 3,236). yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja. Edukasi dengan media leaflet ini dapat digunakan untuk kegiatan peningkatan pengetahuan dan sikap untuk remaja baik di sekolah maupun di masyarakat.</p> <p>Kata Kunci: Edukasi, Kesehatan Reproduksi, Remaja&nbsp;&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Abstract</p> <p>Adolescents in Indonesia are dynamic and curious, making them vulnerable to unhealthy behaviors, including sexual and reproductive behaviors. The impact of uncontrolled sexual and reproductive health behaviors can lead to health, social, economic, and medical challenges. The aim of this community service program is to increase adolescents' knowledge and attitudes about reproductive health so that they can improve their ability to behave in ways that promote reproductive health. Educational activities were conducted with 116 junior high school students. The activities were carried out by providing education on five topics related to adolescent reproductive health in the classroom over four days using leaflets as teaching aids. The results of the activity showed an increase in knowledge (p-value = 0.0008 (p &lt; 0.05), z = 3.340) and an increase in attitudes (p-value = 0.0012 (p &lt; 0.05), z = 3.236). The result means that there was a statistically significant difference between the knowledge and attitude scores before and after the intervention. Thus, reproductive health education is effective in improving knowledge and attitudes among adolescents. Education using leaflets can be used to improve knowledge and attitudes among adolescents both in schools and in the community.</p> <p>Keywords: Education, Reproductive Health, adolescent</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2283 PEMBERDAYAAN IBU TENTANG KESEHATAN FISIK DAN MENTAL ANAK PECANDU LEM SEBAGAI UPAYA DALAM TANGGAP DARURAT BENCANA NARKOBA 2025-10-21T01:44:54+00:00 Yusniar Yusniar yusniar140978@gmail.com <p><strong>A</strong><strong>B</strong><strong>S</strong><strong>T</strong><strong>RA</strong><strong>K</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Latar Belakang:</strong> Penyalahgunaan lem pada anak merupakan masalah serius di Kota Sibolga karena berdampak pada kesehatan fisik dan mental serta meningkatkan risiko bencana narkoba di masa depan. Ibu memiliki peran penting dalam pencegahan melalui edukasi dan pemberdayaan. <strong>Tujuan:</strong> Kegiatan ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu di Kelurahan Aek Manis untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait kesehatan fisik dan mental anak pecandu lem. <strong>Metode:</strong> Kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan diskusi kelompok dengan melibatkan 30 ibu rumah tangga sebagai mitra. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan observasi sikap. <strong>Hasil:</strong> Terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 72%, keterampilan deteksi dini 65%, dan sikap positif terhadap pencegahan narkoba 70%. Kegiatan ini meningkatkan soft skill ibu dalam mendidik anak serta mendukung keberlanjutan program tanggap darurat narkoba di tingkat keluarga. <strong>Kesimpulan:</strong> Pemberdayaan ibu efektif memperkuat kapasitas keluarga dalam mencegah dan menangani perilaku menghirup lem pada anak.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Pemberdayaan ibu, Kesehatan fisik, Kesehatan mental, Anak pecandu lem; Tanggap darurat narkoba</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>AB</em></strong><strong><em>S</em></strong><strong><em>T</em></strong><strong><em>R</em></strong><strong><em>A</em></strong><strong><em>C</em></strong><strong><em>T</em></strong></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Background:</em></strong><em> Glue sniffing among children is an alarming problem in Sibolga City, harming both physical and mental health and increasing the risk of a future narcotics disaster. Mothers play a crucial role in prevention through education and empowerment. <strong>Objective:</strong> This program aimed to empower mothers in Aek Manis Subdistrict to improve knowledge and skills in addressing children’s physical and mental health issues related to glue addiction. <strong>Methods:</strong> Activities included socialization, health education, and group discussions with 30 housewives as community partners. Evaluation was conducted using pre- and post-tests and attitude observation. <strong>Results:</strong> Knowledge increased by 72%, early detection skills by 65%, and positive attitudes toward drug prevention by 70%. The program enhanced mothers’ soft skills in child education and contributed to sustainable family-based narcotics disaster preparedness. <strong>Conclusion:</strong> Empowering mothers effectively strengthens family capacity in preventing and managing glue-sniffing behavior among children.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Mothers’ empowerment, Physical health, Mental health, Glue-addicted children, Narcotics disaster response</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2303 DESA KOMPLEMENTER : SOLUSI INOVATIF DALAM PEMBERDAYAAN BERKELANJUTAN DAN PENINGKATAN KESEHATAN LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS 2025-11-03T12:52:50+00:00 andi suswani andisuswani77@gmail.com Fatmawati Fatmawati nengfatma80@gmail.com Asdinar Asdinar dinarasdinar@gmail.com <p>Peningkatan kasus Diabetes Mellitus (DM) pada lansia di Kabupaten Bulukumba menuntut inovasi layanan kesehatan berbasis komunitas yang lebih partisipatif. Program <em>ini bertujuan</em> untuk mengoptimalkan peran kader dalam meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup lansia melalui penerapan terapi komplementer dan pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan ini menggunakan pendekatan <em>Participatory</em> <em>Rural</em> <em>Appraisal</em> <em>(PRA)</em> dengan melibatkan 24 kader dari 3 dusun di Desa Bontobangun. Kegiatan meliputi pelatihan terapi SEFT, akupresur, senam kaki diabetik, perawatan kaki, peracikan ramuan herbal, dan pembentukan Rumah Komplementer. Hasilnya menunjukkan peningkatan kompetensi kader sebesar 85%, peningkatan pengetahuan keluarga lansia sebesar 70%, serta terbentuknya tiga rumah komplementer dan tiga kebun TOGA aktif. Program berdampak pada peningkatan kemandirian lansia, efisiensi biaya pengobatan, serta tumbuhnya potensi ekonomi lokal berbasis herbal. <em>Desa</em> <em>Komplementer</em> menjadi model inovatif yang dapat direplikasi di wilayah lain sebagai wujud dukungan terhadap SDGs 3 dan 11 serta penguatan peran perguruan tinggi dalam pengabdian masyarakat berkelanjutan.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2315 Pendampingan Pembuatan Makanan Camilan Berbahan Tepung Cangkang Udang Sebagai Upaya Peningkatan Asupan Kalsium Bagi Ibu Hamil dan Balita di Kelurahan Karya Jaya Kertapati 2025-11-08T14:48:43+00:00 Rostika Flora rostikaflora@gmail.com Mohammad Zulkarnain mzulkarnain@unsri.ac.id Nur Alam Fajar nuralamfajar@fkm.unsri.ac.id Annisah Biancika Jasmine biancikanisme@gmail.com Disa Hijratul Muharramah disahijratul014@gmail.com Yoerdy Agusmal Saputra yoerdy_agusmal_saputra@fkm.unsri.ac.id <p>Masa kehamilan dan masa balita merupakan periode kritis yang memerlukan asupan kalsium adekuat untuk mendukung mineralisasi tulang dan mencegah stunting. Kegiatan ini bertujuan menilai efektivitas pendampingan pembuatan camilan berbahan tepung cangkang udang dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan penerimaan di kalangan ibu hamil dan ibu balita. Kegiatan berbasis pemberdayaan komunitas dilaksanakan di Kelurahan Karya Jaya, Kertapati dengan 65 peserta selama tiga bulan (Agustus–Oktober 2025) meliputi sosialisasi, edukasi gizi, demonstrasi pembuatan tepung cangkang udang dan tekwan, serta evaluasi <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> disertai observasi kualitatif. Hasil menunjukkan 48% anak dalam sampel mengalami stunting; rata-rata skor pengetahuan meningkat signifikan dari 52 menjadi 98 (kenaikan 88,5%); peserta mampu mempraktikkan pembuatan tepung dan menyatakan berminat mengadopsi resep di rumah; observasi juga mencatat peningkatan keterampilan dan kohesi sosial. Kesimpulannya, pendampingan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu, namun diperlukan analisis kandungan kalsium produk, uji bioavailabilitas, dan evaluasi jangka panjang untuk menilai dampak pada asupan kalsium dan status gizi anak.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2335 - EDUKASI HIPERTENSI KEPADA LANSIA DI KELURAHAN PASIR BIDANG KECAMATAN SARUDIK KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2025 2025-11-12T09:55:46+00:00 Maria Saragi R saragimaria2@gmail.com <p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada kelompok lanjut usia dan sering disebut sebagai <em>silent killer</em> karena tidak menimbulkan gejala khas namun dapat menyebabkan komplikasi fatal seperti stroke dan penyakit jantung. Rendahnya pengetahuan lansia mengenai hipertensi menjadi faktor penghambat dalam upaya pencegahan dan pengendalian tekanan darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia tentang pencegahan hipertensi melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi pola makan sehat rendah garam, serta latihan fisik ringan. Kegiatan diikuti oleh 30 lansia di Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan Oktober 2025. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan lansia dari 40% menjadi 90% setelah edukasi diberikan. Lansia juga menunjukkan perubahan sikap positif terhadap gaya hidup sehat, seperti mengurangi asupan garam, rutin memeriksa tekanan darah, dan melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan. Kesimpulannya, edukasi kesehatan dengan metode interaktif terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia dalam pencegahan hipertensi.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Edukasi kesehatan, Lansia, Hipertensi</p> <p><strong><em>AB</em></strong><strong><em>S</em></strong><strong><em>T</em></strong><strong><em>R</em></strong><strong><em>A</em></strong><strong><em>C</em></strong><strong><em>T</em></strong></p> <p><em>Hypertension is one of the most common non-communicable diseases among the elderly and is often referred to as a silent killer because it shows no specific symptoms yet can lead to fatal complications such as stroke and heart disease. The low level of knowledge among the elderly regarding hypertension remains a major barrier to prevention and blood pressure control. This community service activity aimed to improve the knowledge and awareness of the elderly about hypertension prevention through health education. The methods used included interactive lectures, group discussions, demonstrations of low-salt healthy diets, and light physical exercises. The activity was attended by 30 elderly participants in Pasir Bidang Village, Sarudik Sub-district, Central Tapanuli Regency, in October 2025. Evaluation was conducted through pre-test and post-test to assess changes in participants’ knowledge levels. The results showed a significant improvement in knowledge from 40% before to 90% after the educational session. Participants also demonstrated positive behavioral changes, such as reducing salt intake, regularly checking blood pressure, and performing physical activity according to their ability. In conclusion, interactive health education effectively increased the elderly’s knowledge and awareness in preventing hypertension.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Health education, Elderly, Hypertension&nbsp;</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2344 Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan Adian Nasonang dalam Budidaya Ternak Lebah Trigona untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat 2025-11-17T13:55:47+00:00 Sri Hartini Srihartini050271@gmail.com Marzuki Ahmad marzukia686@gmail.com Perima Simbolon simbolonamora1980@gmail.com Sri Rahmi Tanjung rahmyief@gmail.com Muhammad Syahril Harahap muhammadsyahrilharahap@gmail.com <p><em>This community service initiative aims to enhance the production and management of Trigona honey bee culture as an alternative economic resource within the Adian Nasonang Forest Farmers Group (KTH).&nbsp; This initiative aims to enhance KTH Adian Nasonang by augmenting the technical and managerial capabilities of Trigona bee cultivation.&nbsp; This issue was addressed through a Participatory Action Research (PAR) approach, which positions the partner community as an active participant in every phase of the activity.&nbsp; The activity involved members of KTH Adian Nasonang.&nbsp; The conducted activities demonstrated an enhancement in partners' comprehension of Trigona honey bee cultivation, as evidenced by the rise in the baseline questionnaire score from 53.35 to the final score of 82.94.&nbsp; In other terms, there was a 61.02% increase in the moderate group.&nbsp; The activity's outcomes indicated an enhancement in partners' comprehension of Trigona bee culture, maintenance methodologies, and safe, efficient harvesting practices.&nbsp; Furthermore, there was an enhancement in the group's motivation and preparedness to pursue apiculture as an alternative revenue stream.&nbsp; This community service initiative has effectively enhanced the knowledge, abilities, and preparedness of KTH Adian Nasonang in the cultivation of Trigona bees, hence potentially bolstering the community's income sources.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2362 Pendampingan Literasi Ekologi Berbasis Media Kartu Kuartet pada Siswa Sekolah Dasar 2025-12-12T05:27:57+00:00 Farid Rizqi Maulana faridrizqimaulana@upi.edu Susilawati Susilawati susilawati@upi.edu Nenden Sundari nendensundari@upi.edu Andika Arisetyawan andikaarisetyawan@upi.edu Devi Septiani devi.septiani2609@upi.edu Asika Asika asikanuramelia@upi.edu Dhea Sylvia Ekha Tom Saputri dheasylvia19@upi.edu <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pulau Sebesi sebagai wilayah pesisir yang berada dekat Gunung Anak Krakatau memiliki dinamika ekologis tinggi, namun pembelajaran ekologi di sekolah dasar belum memanfaatkan potensi lokal sehingga pemahaman siswa masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi ekologi siswa SDN Tejang 1 melalui media kartu kuartet literasi ekologi. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan awal bersama guru, demonstrasi penggunaan kartu yang memuat sembilan kategori ekologi, implementasi permainan kuartet secara berkelompok, serta evaluasi melalui observasi dan tes pengetahuan ekologi kepada 40 siswa kelas V dan VI . Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan multibahasa dan aktivitas interaktif untuk membantu siswa menafsirkan ilustrasi dan konsep pada kartu. Hasil menunjukkan bahwa siswa sangat antusias, lebih aktif berdiskusi, dan mampu menjelaskan kembali konsep ekologi sederhana yang terkait dengan pengalaman mereka. Tes literasi menunjukkan skor rata-rata 86,4 dengan 80% siswa berada pada kategori baik dan sangat baik, sementara aspek literasi ekologi pada kuesioner juga menunjukkan skor “Sangat Baik” di seluruh komponen, terutama pada paradigma keberlanjutan dan kolaborasi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penggunaan kartu kuartet efektif meningkatkan pemahaman dan sikap ekologi siswa melalui pembelajaran yang visual, kolaboratif, dan kontekstual.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata kunci: </strong>literasi ekologi, kartu kuartet, media pembelajaran, sekolah dasar, Pulau Sebesi.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><em>Sebesi Island, a coastal area near Mount Anak Krakatau, boasts high ecological dynamics. However, ecology instruction in elementary schools has not yet utilized local potential, resulting in low student understanding. This community service activity aimed to improve the ecological literacy of students at SDN Tejang 1 through ecological literacy quartet cards. The implementation method included initial mentoring with teachers, demonstrations on the use of cards containing nine ecological categories, group implementation of quartet games, and evaluation through observation and an ecological knowledge test with 40 fifth and sixth grade students. The learning was conducted using a multilingual approach and interactive activities to help students interpret the illustrations and concepts on the cards. Results showed that students were highly enthusiastic, engaged in discussions, and were able to re-explain simple ecological concepts related to their experiences. The literacy test showed an average score of 86.4, with 80% of students in the good and very good categories. The ecological literacy questionnaire also scored "Very Good" across all components, particularly the sustainability and collaboration paradigms. This activity concluded that the use of quartet cards effectively improved students' ecological understanding and attitudes through visual, collaborative, and contextual learning.</em></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> ecological literacy, quartet cards, learning media, elementary school, Sebesi Island.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2023 Peningkatan Kesehatan Lansia Melalui Skrining dan Edukasi Kesehatan Dasar 2025-05-27T05:47:52+00:00 Rosyidah rosyidah@ikm.uad.ac.id Liena Sofiana liena.sofiana@ikm.uad.ac.id Erni Gustina erni.gustina@ikm.uas.ac.id Suci Musvita Ayu suci.ayu@ikm.uad.ac.id Tis'a Salma Muthi'ah tisa.muthiah@ikm.uad.ac.id Alfadhila Khairil Sinatrya alfadhila@gizi.uad.ac.id Ardywati Wira Oktaviana ardyaoktavv@students.uns.ac.id <p>Lansia merupakan kelompok usia rentan yang memerlukan perhatian khusus dalam upaya menjaga kesehatan akibat proses degeneratif yang alami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan status kesehatan lansia melalui skrining kesehatan dasar dan edukasi yang tepat sasaran di Day Care Lansia ‘Aisyiyah Condongcatur. Metode yang digunakan mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol, serta penyuluhan interaktif mengenai gaya hidup sehat dan manajemen penyakit kronis. Dari 80 peserta, tercatat 28% mengalami hipertensi, 6% memiliki kadar gula darah di atas normal, 52,65% kadar asam urat tidak normal, dan 71% kadar kolesterol tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa skrining dan edukasi kesehatan dasar efektif sebagai upaya deteksi dini dan promosi kesehatan lansia, serta penting untuk dilakukan secara berkala guna mendukung peningkatan kualitas hidup lansia dan program kesehatan nasional.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2377 IMPLEMENTASI HIDROPONIK UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT URBAN 2025-12-04T09:38:57+00:00 Ilma Mufidah ilmamufidah@telkomuniversity.ac.id <p>Ketersediaan pangan sehat, bergizi, dan terjangkau merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat. Namun, keterbatasan lahan, meningkatnya harga bahan pangan, serta tantangan lingkungan menyebabkan masyarakat semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri, khususnya bagi masyarakat di kawasan perkotaan dan perumahan. Kondisi ini juga dialami oleh ibu-ibu PKK di Perumahan Star Safira RT 7, Sukodono, Sidoarjo, yang sehari-hari berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan keluarga, namun masih menghadapi keterbatasan keterampilan dan fasilitas untuk memproduksi pangan sendiri. Situasi ini menuntut adanya inovasi dan solusi praktis agar masyarakat mampu meningkatkan kemandirian pangan, menjaga ketahanan keluarga, sekaligus membuka peluang ekonomi baru.</p> <p>Salah satu teknologi tepat guna yang relevan dan dapat diterapkan dalam konteks masyarakat perkotaan adalah sistem pertanian hidroponik. Sistem ini memiliki berbagai keunggulan, antara lain efisiensi penggunaan air, kualitas hasil panen yang lebih sehat dan higienis, serta perawatan yang relatif mudah dipelajari. Dengan mengadopsi sistem hidroponik, masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga dengan menanam sayuran sehat sendiri, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasar.</p> <p>Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan instalasi hidroponik berbasis teknologi tepat guna di lingkungan Perumahan Star Safira, dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai mitra utama. Program tidak hanya menyediakan fasilitas instalasi hidroponik, tetapi juga memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai teknik budidaya, perawatan tanaman, hingga pengelolaan input dan proses produksi sederhana.</p> <p>Program pengabdian masyarakat ini memiliki potensi ganda: meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui pemenuhan gizi yang lebih baik, sekaligus memberdayakan ibu-ibu PKK sebagai motor penggerak dalam menjaga ketahanan pangan komunitas. Implementasi teknologi tepat guna berupa hidroponik dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang aplikatif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di wilayah lain. Melalui program ini, diharapkan lahir masyarakat yang lebih mandiri, tangguh, dan adaptif dalam menghadapi tantangan pangan dan lingkungan di masa depan</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2187 Media Edukasi Peran Ayah ASI Berbasis Kearifan Lokal 2025-08-12T05:02:36+00:00 Novita Sari Batubara novitabatubara87@gmail.com <p>Peran ayah dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif sering kali terabaikan, padahal dukungan emosional, fisik, dan sosial dari ayah memiliki pengaruh signifikan terhadap keberlanjutan menyusui. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik peran ayah dalam mendukung ASI eksklusif melalui media edukasi berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan meliputi penggalian nilai budaya setempat, pembuatan media cetak dan audiovisual dengan bahasa daerah, penyuluhan kelompok, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 42% (dari 55% menjadi 97%), perubahan sikap positif pada 85% ayah, dan peningkatan dukungan nyata terhadap ibu menyusui pada 73% keluarga. Kearifan lokal terbukti efektif dalam memperkuat pesan edukasi dan mendorong keterlibatan ayah secara aktif.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2406 Edukasi Ilmu Farmasi dengan Mengenal bahan Obat Tradisional dan Cara Mengolahnya di MTs Hajijah Amalia Sari 2025-12-15T08:08:59+00:00 elmi emi elmisarianihasibuan66@gmail.com ulma sintia ulmasintia068@gmail.com Rizki rizkipaulina33@gmail.com <p>Penggunaan obat tradisional di Indonesia semakin meningkat seiring berkembangnya minat masyarakat terhadap pengobatan alami yang lebih aman dan mudah diperoleh. Obat tradisional berasal dari tanaman obat yang mengandung senyawa bioaktif dengan potensi farmakologis, seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis obat tradisional beserta metode pengolahan yang tepat sehingga dapat meningkatkan efektivitas terapeutik dan keamanan penggunaannya. Metode pengolahan yang dikaji meliputi simplisia, perebusan (decocta), seduhan (infusa), ekstraksi etanol, serta pengolahan menjadi bentuk modern seperti serbuk instan, kapsul, dan salep herbal. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pemilihan bagian tanaman, teknik pengeringan, ukuran partikel, serta jenis pelarut sangat mempengaruhi kandungan senyawa aktif yang dihasilkan. Selain itu, standarisasi proses pengolahan terbukti penting untuk menjaga konsistensi mutu dan stabilitas produk herbal. Dengan pemahaman yang tepat mengenai karakteristik tanaman obat dan teknik pengolahannya, obat tradisional berpotensi menjadi terapi komplementer yang efektif, aman, serta mendukung pengembangan fitofarmaka di Indonesia.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2232 Pemberian Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Nugget Lele-Tempe untuk Kader Posyandu Curug, Serang 2025-09-23T20:44:17+00:00 Yusransyah Yusransyah yusransyah@iai.id Sofi Nurmay Stiani sofia240586@gmail.com Indah Ayu Nur Hasanah nurhasanaindahayu@gmail.com Adrian Maulana Fauzy maulanaadrian9181@gmail.com Olin Najilah Ofsah olinnajilaho@gmail.com Baha Udin bahasfarma@gmail.com Syilvi Adini silviaddini29@gmail.com <p>Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pemberdayaan kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu Curug dalam pencegahan stunting melalui edukasi dan pelatihan pembuatan nugget lele-tempe (Nulte) sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan dengan pendekatan CBIA (Cara Belajar Insan Aktif), pelatihan serta demonstrasi pembuatan Nulte, dan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test serta post-test yang terdiri dari aspek manajemen (3 pernyataan) dan aspek sosial kemasyarakatan (11 pernyataan). Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diuji secara statistik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dimana aspek manajemen meningkat dari 23% menjadi 83% jawaban benar dan aspek sosial kemasyarakatan naik dari 34% menjadi 89%. Uji Wilcoxon memperlihatkan perbedaan bermakna antara pre-test dan post-test (p &lt; 0,001), sementara latar belakang pendidikan dan jumlah anak tidak memengaruhi peningkatan skor. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam pencegahan stunting melalui pengolahan pangan lokal sebagai PMT bergizi.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2424 TUNTAS: Tumbuh Sehat Tanpa Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa Dawuhan, Kabupaten Purbalingga 2025-12-20T06:50:01+00:00 Suryanto Suryanto suryanto@unsoed.ac.id Syifa Ula Hamidya syifa.hamidya@unsoed.ac.id Siti Harwanti siti.harwanti@unsoed.ac.id Lieza Dwiansari Susiawan lieza.susiawan@unsoed.ac.id <p>Stunting masih menjadi permasalahan gizi yang cukup serius di Indonesia, termasuk di Desa Dawuhan, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, dimana tercatat 3 balita mengalami kondisi tersebut. Faktor-faktor seperti kurangnya pemahaman orang tua mengenai gizi yang seimbang, keterbatasan ekonomi, dan lingkungan yang kurang mendukung juga turut berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Untuk mengatasi hal ini, dilaksanakan program TUNTAS (Tumbuh Sehat Tanpa Stunting) yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat melalui program peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui kegiatan edukasi gizi, demonstrasi memasak dengan bahan lokal, serta kunjungan rumah kepada anak yang terdampak stunting. Program ini mencakup tiga tahap yaitu penyuluhan dan demo masak bagi kader dan ibu balita, demo masak dengan menggunakan bahan lokal, dan pemantauan langsung ke rumah anak yang stunting. Dari pelaksanaan kegiatan ini, terlihat adanya peningkatan antusiasme masyarakat terkait pemahaman terhadap pentingnya gizi seimbang dan kesadaran akan faktor risiko stunting di lingkungan keluarga yang diharapkan dapat mendorong pola pengasuhan dan pemberian makan yang lebih tepat.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2268 The Gold Investment Strategy Education as a Low-Risk Investment Opportunit 2025-10-12T14:20:07+00:00 Agustina Indriani agustinareni81@gmail.com Saminem sami.unsada@gmail.com Ahmad Basid Hasibuan Hasibuan basid2005@gmail.com Radina Modjaningrat radina.unsada@gmail.com Atik Isniawati aisniawati@gmail.com Jombrik TPR brikradha@yahoo.co.id <h4>The educational seminar "Gold Investment Strategy as a Low-Risk Investment Opportunity" was held to contribute to improving financial literacy for students and the general public amidst the uncertain economic situation. This seminar aimed to provide a fundamental understanding of gold investment, both physical and digital, as a hedge against inflation. Through an educational-participatory approach, participants gained not only theoretical knowledge but also hands-on practice using official and secure investment platforms such as Pegadaian Digital, BSI Mobile, and logammulia.com. The seminar was held offline in Room 209, Faculty of Economics, Darma Persada University, in July 2025, and was attended by 48 participants. Evaluation results indicated an increase in participants' understanding, interest, and readiness to manage their personal finances through wise and planned gold investment.</h4> 2026-01-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2445 PENYULUHAN PENCEGAHAN HIV/AIDS DI KALANGAN SISWA MUDA KOLABORASI INTERNASIONAL STIKES BULELENG DENGAN WINDESHEIM UNIVERSITY BELANDA DI SMKN 1 KUBUTAMBAHAN 2025-12-31T03:15:39+00:00 I WAYAN ANTARIKSAWAN iwayanantariksawan@gmail.com Gede Budi Widiarta pandegedebudiwidiarta@gmail.com Ni Made Karlina Sumiari Tangkas karlina.sumiari@gmail.com Putu Dian Prima Kusuma Dewi dianpreema@gmail.com Kadek Yudi Aryawan yudiaryawankadek46@gmail.com Ni Luh Seri Astuti luhseriastuti12@gmail.com Ni Putu Ika Novita Gunawan novita.gunawan@fikes.unsika.ac.id <p>Remaja merupakan kelompok berisiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS akibat keterbatasan pengetahuan dan tingginya perilaku berisiko. Kegiatan ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan remaja tentang pencegahan HIV/AIDS setelah mengikuti seminar edukasi di SMK N 1 Kubutambahan. Desain yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional pada 38 siswa kelas XI yang dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi berupa seminar “Seminar on HIV/ADIS Preventions Among Young Age Students in Kubutambahan State Vocational High School” yang membahas pengertian HIV/AIDS, cara penularan, pencegahan, dan pengurangan stigma. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner posttest dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase dan kategori. Hasil menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan siswa sebesar 93,95% dengan kategori sangat baik, yang menggambarkan bahwa seminar efektif meningkatkan pemahaman remaja mengenai pencegahan HIV/AIDS. Kegiatan ini mendukung pentingnya edukasi kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS berbasis sekolah sebagai upaya preventif di kalangan remaja.</p> 2025-12-25T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2281 Pemberdayaan Ibu Hamil Dalam Optimalisasi Posisi Janin Untuk Persiapan Persalinan Normal Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Hutabaginda Kecamatan Tarutung Tahun 2025 2025-10-20T07:37:54+00:00 Ganda Simbolon agustinahartati81.2@gmail.com <p>Melahirkan adalah pengalaman yang sangat dalam dan tidak akan pernah terlupakan bagi seorang wanita. Cara melahirkan, baik secara normal atau melalui operasi caesaria, bisa berdampak besar terhadap kejiwaan seorang ibu. Salah satu bentuk latihan yang sangat baik adalah prenatal gentle yoga, yang dirancang khusus untuk ibu hamil. Latihan ini fokus pada gerakan lembut, pernapasan yang terkontrol, dan relaksasi. Gerakan peregangan dalam yoga ini dapat membantu mengurangi nyeri saat melahirkan, mempercepat proses persalinan, dan membantu persalinan berjalan normal tanpa komplikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Puskesmas Hutabaginda dengan melibatkan 30 orang ibu hamil. Tujuannya adalah untuk membantu ibu hamil mempersiapkan posisi janin secara optimal agar bisa melakukan persalinan normal. Metode yang digunakan adalah metode edukasi, demonstrasi, dan simulasi. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang cara optimalkan posisi janin melalui prenatal yoga. Nilai rata-rata pengetahuan ibu meningkat, dan setelah dilakukan demonstrasi, 28 dari 30 peserta mampu melakukan pose yoga dengan baik untuk mengoptimalkan posisi janin. Diharapkan program prenatal yoga ini menjadi agenda rutin dalam setiap kegiatan kelas ibu hamil di Puskesmas Hutabaginda. Selain itu, diharapkan program ini menjadi kebiasaan sehari-hari bagi para ibu hamil sebagai persiapan yang baik untuk melahirkan dengan lancar, normal, dan alami.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2293 Digitalisasi Kearifan Lokal: Workshop Modul IPS Digital Etnografi Angkola bagi Guru SD untuk Penguatan Multikultural 2025-10-25T15:57:28+00:00 Eni Sumanti Nasution enisumanti.nst@gmail.com Siti Maryam Pane Sitimaryam.pane89@gmail.com Ali Padang Siregar alipadangsiregar@gmail.com Paisal Hamid Marpaung paisal.hamid@um-tapsel.ac.id <h3>Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan modul pembelajaran berbasis etnografi Batak Angkola dan memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai multikultural di SDN 200211 Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan ini menggunakan <strong>metode partisipatif</strong> dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis kebutuhan mitra. Tahapan kegiatan meliputi: (1) <strong>Perencanaan</strong>, melalui analisis situasi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan pendidikan serta lembaga adat; (2) <strong>Sosialisasi</strong>, untuk membangun pemahaman dan komitmen guru terhadap pembelajaran berbasis budaya lokal; (3) <strong>Pelatihan</strong>, berupa workshop intensif tiga hari dengan kombinasi teori dan praktik mengenai penyusunan modul etnografi dan integrasi teknologi digital; (4) <strong>Penerapan teknologi</strong>, dengan pengembangan modul digital interaktif &nbsp;yang memuat video, materi etnografi Angkola,&nbsp; Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Lembar Kegiatan Peserta Didik; (5) <strong>Pendampingan dan evaluasi</strong>, melalui observasi, wawancara, pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan kompetensi guru dan pemahaman multikultural siswa; serta (6) <strong>Keberlanjutan program</strong>, melalui pembentukan komunitas praktisi guru, pelatihan<em> dan integrasi modul</em>. Hasil menunjukkan kompetensi guru menjadi 97,5% dan pemahaman siswa sebesar 89%. Program ini efektif menumbuhkan sikap multikultural dan memperkuat identitas budaya lokal siswa.</h3> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2306 The Empowering the Al-Ikhsan Women Farming Group through Increasing Local Fruit-Based Functional Drink Products 2025-11-04T21:52:22+00:00 Rafiqah amanda lubis rafiqah.amanda@um-tapsel.ac.id <p><strong>Abstract</strong></p> <p>This community service activity aims to empower the Al-Ikhsan Women Farming Group (KWT) in Simatohir Village, Padangsidimpuan Angkola Julu District, through training in processing local fruit into functional drinks of high economic value. The potential of local fruit such as salak, balakka, and haramonting has not been optimally utilized, so this program is designed to improve skills in product innovation, business management, and digital marketing. Implementation methods include socialization, training, mentoring, and evaluation using Focus Group Discussion (FGD). The results of the activity showed a significant increase in participants' knowledge and skills, where 90% of participants understood the training material, 95% were satisfied with processing practices, and 90% were satisfied with the facilities provided. The output produced is in the form of two labeled functional drink variants, an active social media account for promotion, and a distribution permit design (PIRT). This program proves that empowerment based on local potential is effective in increasing the economic independence of village women and is a model for sustainable rural MSME development.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2319 “PEREMPUAN TANGGUH, ANAK SEHAT JIWA”: PENGUATAN KAPASITAS DAN PENDAMPINGAN KESEHATAN JIWA KELUARGA DI DESA MARINDAL II 2025-11-09T12:31:41+00:00 Wardiyah Daulay wardiyah.daulay@usu.ac.id Mahnum Lailan Nasution wardiyahdaulay@gmail.com Jenny Marlindawani Purba wardiyahdaulay@gmail.com Sri Eka Wahyuni wardiyahdaulay@gmail.com Ismail Wildansyah Siregar wardiyahdaulay@gmail.com Nadiyah Afrah Siregar wardiyahdaulay@gmail.com <p>Ketangguhan perempuan, terutama ibu, sangat diperlukan di dalam keluarga. Melalui sumber daya dan kekuatan yang dimiliki, keluarga mampu meningkatkan serta mencegah terjadinya masalah kesehatan jiwa. Oleh karena itu, perlu membekali keluarga, terutama ibu, dalam mencegah, mengidentifikasi resiko, dan mendampingi anak dalam masalah kesehatan jiwa. Kegiatan pengabdian ini dilakukan sebagai implementasi tridarma perguruan tinggi yang melibatkan tim pengabdi dari departemen keperawatan jiwa serta mahasiswa. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah FGD dan brainstorming dengan ibu, keluarga, dan mitra HAPSARI , serta metode ceramah, roleplay, dan diskusi pada kegiatan pelatihan. Hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan mendapatkan hasil bahwa ada pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam deteksi kesehatan jiwa anak, stimulasi tumbuh kembang anak, komunikasi efektif, pengasuhan, dan manajemen stres (p-value 0,00 &lt; 0,05). Diharapkan pendampingan pada ibu-ibu yang memiliki anak dengan masalah kesehatan jiwa tetap diberikan oleh kader dan petugas kesehatan secara berkesinambungan sehingga sehat jiwa pada anak dapat terwujud.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2336 Pemanfaatan Kain Perca Sebagai Eco Culture Learning Boneka Relief 2D Pakaian Adat Indonesia di TKN Cimenyan 2025-11-13T08:05:44+00:00 Haidarsyah Albahi haidarrance@gmail.com <p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai Eco Culture Learning pada peserta didik melalui pemanfaatan limbah tekstil. Landasan kegiatan adalah kurang</em><em>nya tersedia</em><em>an inovasi dalam media pembelajaran yang kreatif dan inovatif. TKN Cimenyan dipilih sebagai mitra kegiatan karena memiliki potensi sumber daya dan komitmen terhadap pengembangan media pembelajaran inovatif di lingkungan pendidikan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Pendekatan PRA sangat ditekankan, melibatkan</em><em> para pengajar TKN Cimenyan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan</em><em>, persiapan, pelatihan,</em><em> tahap pembuatan Boneka Relief 2D Pakaian Adat Indonesia, hingga </em><em>tahapan evaluasi</em><em> hasil dan pelaksanaan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan keterampilan guru dalam</em><em> berinovasi serta mengolah kain perca menjadi media pembelajaran visual yang efektif. Boneka Relief 2D Pakaian Adat Indonesia yang dihasilkan terbukti menjadi media yang menarik dan berbasis lingkungan, berhasil memadukan konsep pelestarian budaya dan kesadaran ekologis pada anak usia dini. Implementasi media ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kreatif, partisipatif, dan berwawasan lingkungan di TKN Cimenyan.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2351 Pelatihan Olahan Lele dan Penerapan Teknologi Tepat Guna sebagai Strategi Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat 2025-11-20T05:28:11+00:00 Amalia Rizqi Utami amalia.rizqi@lecturer.itk.ac.id <p>Program pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan potensi budidaya ikan lele sebagai sumber ekonomi warga Kampung Banyumas, Jl. Giri Rejo II, Kecamatan Karang Joang, Balikpapan Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengolahan produk lele dan penerapan teknologi tepat guna. Bahan dan metode pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada warga, pelatihan pengolahan produk berbahan dasar lele, penerapan alat pakan otomatis dan kolam terpal, serta pendampingan intensif selama proses budidaya dan produksi. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan, efektivitas alat, dan keterlibatan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan warga dalam memproduksi olahan bernilai tambah seperti abon, nugget, dan lele beku, serta meningkatnya efisiensi budidaya melalui penggunaan alat pakan otomatis. Selain itu, warga menunjukkan antusiasme lebih tinggi dalam mengembangkan usaha rumahan dan memanfaatkan teknologi sederhana dalam kegiatan produksi. Secara sosial, kegiatan ini mendorong kolaborasi dan semangat gotong royong antarwarga. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan, efisiensi budidaya, dan kemandirian ekonomi masyarakat.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/322 Penyuluhan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Metode Tes IVA Pada Wanita Usia Subur di Desa Muaratais Tahun 2020 2021-01-09T02:05:43+00:00 Suryani Agustina Daulay suryaniagustinad@yahoo.com <p><em>Cervical cancer is the most common cancer in women with 7.5% of all deaths due to cervical cancer. Cervical cancer is still found in many developing countries, including Indonesia. The aim of this PKM is to motivate women of reproductive age (WUS) about the importance of early detection of cervical cancer using the IVA test method. PKM activities were carried out by means of health education methods using leaflet media to 30 WUSs in Muaratais Village. The results of this outreach activity were continued by providing an evaluation to WUS, namely questions and answers regarding the material on early detection of cervical cancer using the given IVA test method. There were three questions that were asked by the extension agent to WUS. Based on the answers given, the WUS showed that the WUS understood the material provided by the extension agents. PKM activities carried out went well. The WUS in Muaratais Village who participated in the activity seemed enthusiastic about participating in the counseling activities.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2363 Edukasi Manajemen Laktasi Pada Ibu Hamil Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Asi Eksklusif di Posyandu Bhayangkari PC. Tapanuli Selatan 2025-11-28T02:57:51+00:00 Miftahul Khoiriyah Siregar miftahsiregar16@gmail.com Rini Amalia Batubara riniamaliabatubara20@gmail.com Edy Sujoko edysujoko@unar.ac.id Khoirunnisah Hasibuan khoirunnisahhasibuan14@gmail.com Natar Fitri Napitupulu natarnapitupulu84@gmail.com Mastiur Napitupulu mastiurn@gmail.com Asnil Adli Simamora asniladli@gmail.com Nanda Suryani Sagala nandasagala89@gmail.com <p>Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap serta memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit. Namun, masih banyak ibu hamil yang menghadapi kendala dalam praktik menyusui akibat kurangnya pengetahuan mengenai manajemen laktasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif melalui edukasi manajemen laktasi di Posyandu Bhayangkari PC. Tapanuli Selatan. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan menggunakan media presentasi dan demonstrasi teknik menyusui serta memerah ASI, diikuti sesi tanya jawab. Materi meliputi pengertian manajemen laktasi, manfaat ASI bagi bayi dan ibu, faktor yang memengaruhi produksi ASI, serta teknik pijat payudara untuk mendukung kelancaran laktasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep manajemen laktasi, mengenali manfaat ASI, serta mempraktikkan teknik menyusui dan memerah ASI dengan benar. Selain itu, peserta juga lebih percaya diri dalam mengelola pemberian ASI secara mandiri. Kesimpulannya, edukasi manajemen laktasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai ASI eksklusif sehingga diharapkan dapat mendukung keberhasilan pemberian ASI pada periode pasca persalinan.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2134 ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM BERBASIS EKOSISTEM MANGROVE DI PESISIR PANTAI PASEBAN 2025-07-15T06:30:37+00:00 Yeny Dhokhikah yeny.teknik@unej.ac.id Rian Yaitsar Chaniago yaitsarchaniago@unej.ac.id Cantika Almas Filzdzah cantikaalmasf@unej.ac.id Wei Koon Lee leewei994@utm.udu.my <p>Pantai paseban merupakan salah satu daerah di Kabupaten Jember yang terdampak perubahan iklim akibat gelombang laut. Tantangan untuk melindungi masyarakat dan infrastruktur di wilayah ini sangat besar dan tindakan harus segera diambil jika konsekuensi terburuk dan solusi yang paling mahal harus dihindari.&nbsp; Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi, edukasi, diskusi, dan pendampingan. Materi sosialisasi merupakan solusi dari permasalahan lapangan yang terjadi di wilayah pesisir Paseban. Materi berisikan tentang pengenalan dasar terhadap perubahan iklim, ekosistem pada wilayah pesisir, dan strategi adaptasi yang sesuai dengan kebutuhan mitra pengabdian. Kegiatan penyuluhan tentang perubahan iklim sangat diperlukan oleh masyarakat pesisir untuk mengurangi dampak negatif yang mungkin terjadi. Selain itu pada kegiatan ini juga dijelaskan bagaimana strategi adaptasi yang dapat diterapkan oleh masyarakat pantai paseban berbasis ekosistem mangrove. Terdapat beberapa manfaat dari ekosistem mangrove yakni sebagai strategi mitigasi tsunami, dapat mencegah terjadinya intrusi air laut ke daratan. Selain itu, manfaat lain dari ekosistem mangrove adalah dapat dimanfaatkan untuk membuat produk kerajinan, pengembangan usaha penangkapan dan budidaya kepiting, dan sebagai pengembangan ekowisata.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2396 Pelatihan Pengembangan Media Augmented Reality berbasis Semiotik Pada Guru Sekolah Luar Biasa 2025-12-12T08:27:14+00:00 Syahrul Mubaroq syahrul.mubaroq@unmuhjember.ac.id Christine Wulandari Suryaningrum christine.wulandari@unmuhjember.ac.id Lintang Setyo Kurniawati syahrulmubarok88@gmail.com <p>sebuah lembaga pendidikan yang melayani siswa berkebutuhan khusus seperti gangguan pendengaran, penglihatan, intelektual, fisik, dan autisme. Berdasarkan analisis situasi, guru menghadapi tantangan dalam mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa penyandang disabilitas, khususnya karena keterbatasan media berbasis teknologi dan kurangnya keterampilan dalam menciptakan alat pembelajaran digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan Augmented Reality (AR) berbasis semiotik sebagai inovasi pembelajaran inklusif dan adaptif.</p> <p>Metode implementasinya meliputi pelatihan, lokakarya, dan pendampingan berbasis studi pembelajaran yang dilakukan dalam tiga tahap: penguatan pemahaman dan desain media, validasi ahli, dan uji coba di kelas dengan implementasi terbatas. Sebanyak 28 guru SLB berpartisipasi dalam program ini. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru tentang konsep dan aplikasi AR, dengan 64,3% dikategorikan sebagai “Sangat Kompeten” dan 35,7% sebagai “Kompeten.” Penerapan media AR meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konseptual siswa, meningkatkan nilai rata-rata mereka dari 60 menjadi 70. Program ini berhasil menghasilkan produk media pembelajaran AR berbasis semiotika yang layak dan efektif yang mendukung pendidikan inklusif dan kontekstual yang selaras dengan prinsip-prinsip Desain Universal untuk Pembelajaran (UDL).</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2221 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEWIRAUSAHAAN DALAM PENGELOLAN PUPUK ORGANIK UNTUK MENDUKUNG EKONOMI HIJAU DI KOTA PADANG SIDIMPUAN 2025-09-09T14:41:23+00:00 muhammad rifai Siregar rifaisiregar7107@gmail.com <p>Permasalahan sampah organik di Kota Padangsidimpuan cukup tinggi, terutama yang bersumber dari aktivitas rumah tangga dan sektor pertanian. Sampah organik yang tidak terkelola berpotensi mencemari lingkungan, menimbulkan bau tidak sedap, serta berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Di sisi lain, kebutuhan pupuk organik terus meningkat seiring dengan berkembangnya praktik pertanian berkelanjutan dan semakin terbatasnya pasokan pupuk kimia. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk sekaligus menumbuhkan kewirausahaan lokal berbasis lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan pupuk organic. workshop kewirausahaan, serta pendampingan berkelanjutan bagi kelompok usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri, tetapi juga terbentuk tiga kelompok usaha kecil yang mulai memasarkan produk mereka di pasar lokal. Dampak kegiatan ini terlihat pada berkurangnya volume sampah organik, peningkatan pendapatan rumah tangga peserta, serta tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya ekonomi hijau. Kesimpulannya, pengelolaan pupuk organik berbasis kewirausahaan dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengatasi persoalan lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru di tingkat lokal.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2419 Penerapan Model Pintar Memilih Jajanan Yang Sehat (PMJS) Bagi Siswa di SDIT Darul Hasan Kota Padangsidimpuan Sebagai Upaya Pencegahan Kasus Cuci Darah Anak 2025-12-20T05:03:56+00:00 Dina Rahmi Solihad Nasution teknologibankdarah.unar@gmail.com Yusnita Wahyuni Silitonga yusnita.wahyuni@um-tapsel.ac.id Elmi Sariani Hasibuan elmisariani@gmail.com <p><em>Children, with their curiosity and tendency to follow their peers, often pay little attention to the cleanliness or quality of the food they consume. This habit, if left unchecked, can have a negative impact on long-term health, one of the worst impacts that can arise is the case of dialysis, which is currently experiencing an increase in cases in children. The purpose of this activity is to correct children's bad snacking habits and to improve children's health which has recently given rise to dialysis cases by implementing the PMJS (</em><em>Pintar Memilih Jajanan Yang Sehat; Smart Choosing Healthy Snacks) model. The implementation began with socialization to SDIT Darul Hasan Grade 4 pupils regarding daily balanced nutrition patterns. The second activity was the implementation of training on selecting snacks according to the PMJS model that has been explained in the socialization stage. Next is the mentoring and evaluation of the implementation of PMJS and ends with the sustainability of the program by ensuring that sufficient knowledge has been provided as the expected end result. From the results of this community service activity, a positive impact was obtained in the form of increased </em><em>pupil knowledge of healthy snacks and more selective when buying snacks.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2237 PEMILIHAN SAMPAH PADA SISWA DI SD MUHAMMADIYAH 3 KOTA PADANGSIDIMPUAN 2025-09-25T05:09:58+00:00 Nurul Hidayah Nasution nurulhidayah.nasution09@gmail.com Yuli Arisyah Siregar yuliarisyahsiregar@gmail.com Soleman Jufri rambesoleman@gmail.com Dewani Harahap dewahap@gmail.com Nursalmah Habibah nurulhidayah.nasution09@gmail.com Adli Zil Ikrom Batubara nurulhidayah.nasution09@gmail.com Via Nesa Mapilinda nurulhidayah.nasution09@gmail.com Rosmawarni Harahap nurulhidayah.nasution09@gmail.com <p><em>Schools are one of the sources of waste, both organic and inorganic. As a place where many people gather, schools can produce large amounts of waste, in addition to markets, households, industries, and offices. This community service aims to improve students' skills in sorting waste at school as part of environmental conservation efforts. This community service aims to improve students' skills in sorting waste at school as part of environmental conservation efforts. This activity uses a participatory model that involves school components such as teachers and elementary school students. The activity is carried out with elementary school students as the main target. There were 30 participants. This community service was carried out at SD Muhammadiyah 3 Kota Padangsidimpuan. This type of community service was health promotion by providing information on waste sorting. The methods used in this activity were lectures using PowerPoint and banners. The community service techniques used in this activity were health promotion, discussion, and question and answer sessions. The final result of this community service activity was that most students were able to understand the material presented on waste sorting. The community appeared to be orderly and followed the instructions given by the team during this activity. All participants stated that this community service activity was very useful because it increased students' knowledge on waste sorting. This community service activity was successfully implemented.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2442 Penguatan Pelayanan Kesehatan Darurat Penderita Diabetes melalui Integrasi Emergency Response Kit dan Kader Siaga Desa di Desa Tandihat Tahun 2025 2025-12-30T07:42:13+00:00 adi antoni aanantoni100@gmail.com Abdullah AA jawaabdullah37@gmail.com Alprida harahap liaalprida12@gmail.com Juni Andriani Rangkuti juniandrianirangkuti06@gmail.com <p>Kondisi bencana dan situasi kedaruratan sering memperburuk status kesehatan penderita penyakit kronis, termasuk diabetes melitus. Stres, keterbatasan akses pelayanan kesehatan, serta terganggunya ketersediaan obat berpotensi meningkatkan kadar glukosa darah dan risiko komplikasi akut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan kesehatan darurat bagi penderita diabetes melalui integrasi <em>Emergency Response Kit</em> dan pemberdayaan Kader Siaga Desa di Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Desember 2025, dan dihadiri oleh seluruh warga pengungsi di Desa Tandihat. Metode yang digunakan meliputi skrining kadar glukosa darah, pemberian intervensi farmakologis bekerja sama dengan tenaga kesehatan setempat, serta edukasi kesehatan yang menekankan pengelolaan stres dan aspek spiritual. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat 15 orang dengan kadar glukosa darah &gt;200 mg/dl yang selanjutnya mendapatkan intervensi obat antidiabetes dan edukasi komprehensif. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi layanan darurat, pendekatan komunitas, dan intervensi psikososial–spiritual efektif dalam mendukung pengendalian glukosa darah pada penderita diabetes dalam situasi kedaruratan.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2272 Edukasi Pencegahan Diabetes Melalui Pola Makan Sehat 3J Dan Aktivitas Fisik Di Wilayah Puskesmas Sepatan 2025-10-14T08:16:54+00:00 Imas imassartika@uym.ac.id Aprianto Guntur Irawan apriantogunturirawan@gmail.com Muhammad Zaki Abdullah muzaki1405@gmail.com Ahmad Farid Ramadhan ahmadfaridramadhan91@gmail.com <p><strong>Latar Belakang:</strong> Diabetes&nbsp; merupakan&nbsp; suatu&nbsp; penyakit&nbsp; yang&nbsp; menyebabkan&nbsp; gangguan Kesehatan global&nbsp; yang menimpa jutaan orang di seluruh dunia dengan kasus yang terus meningkat setiap tahunnya. Data di Provinsi Banten pada tahun 2019 sebesar 115.424 (0,6%) penderita, pada tahun 2020 mengalami peningkatan menjadi 252.881 penderita (46%). Rendahnya pengetahuan tentang pencegahan diabetes militus dapat meningkatkan terjadinya diabetes melitus. Edukasi tentang pencegahan diabetes melitus melalui pola makan sehat 3j dan aktifitas fisik merupakan salah satu edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan pasien. <strong>Metode:</strong> Metode kegiatan ini adalah edukasi pencegahan melalui pola makan sehat 3J dan aktivitas fisik. <strong>Hasil:</strong> Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh sekitar 30 orang peserta. Secara umum, pelaksanan kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak mengalami kendala, terdapat peningkatan&nbsp; rata-rata&nbsp; skor&nbsp; <em>pretest</em> 4.7&nbsp; dan&nbsp; rata-rata&nbsp; skor&nbsp; <em>posttest</em> yaitu&nbsp; 8.2. Peningkatan&nbsp; rata-rata&nbsp; skor&nbsp; <em>pretest</em>&nbsp; dan&nbsp; <em>posttest</em>&nbsp; yang&nbsp; signifikan&nbsp; dapat&nbsp; diartikan&nbsp; bahwa peserta mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan baik dan mampu memahami materi yang diberikan dengan baik. <strong>Kesimpulan:</strong> Edukasi melalui kegiatan penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman responden di wilayah Puskesmas Sepatan tentang pencegahan diabetes melitus melalui pola makan sehat 3J dan aktivitas fisik.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2282 PELATIHAN PENULISAN KONTEN EDUKASI KESEHATAN BERBAHASA INDONESIA UNTUK MEDIA SOSIAL di PUSKESMAS 2025-10-20T11:10:03+00:00 juliana julianasiregar1507@gmail.com Olivia Harahap oliviafebyharahap6@gmail.com Sherli Rahmadani Zebua sherlirahmadanizebua@gmail.com Retno Desti Dwi Meilasari RetnoDestiDwiMeilasari3@gmail.com Elfi Husnita ElfiHusnita4@gmail.com <p><em>The development of digital technology has encouraged health professionals to effectively deliver health information through social media. However, many health education contents are still presented in rigid, technical, and less communicative language, making them difficult for the general public to understand. This community service activity aims to improve the skills of community health center (Puskesmas) personnel in writing health education content using simple, clear, and engaging Indonesian language. The implementation methods included practice-based training, mentoring in content creation, and publication on the official social media platforms of the Puskesmas. The results of the activity show an increase in participants’ ability to compose more communicative, reader-friendly, and linguistically appropriate health messages. Through this training, it is expected that Puskesmas can optimize the dissemination of accurate and easily understood health information, thereby raising public awareness of the importance of healthy living behavior.</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> training, health education content, Indonesian language, social media, Puskesmas</em></p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2464 OPTIMALISASI EDUKASI KESEHATAN FISIK DAN MENTAL BERBASIS MUDUL DAN VIDEO DIGITAL PADA IBU PASCASALIN MASA NIFAS DI DESA LEMAH MULIA 2026-01-03T05:50:33+00:00 Oon Sopiah oon.sopiah@fikes.unsika.ac.id Irma Yanti irma.yanti@fikes.unsika.ac.id Ni Putu Ika Novita Gunawan novita.gunawan@fikes.unsika.ac.id Naura Nur Fika nauranufika@gmail.com Shafa Annastasya Kamilla shafaannastasyakamilla@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Masa nifas merupakan periode penting pascapersalinan hingga 42 hari yang ditandai dengan proses pemulihan fisik dan psikologis ibu. Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) menunjukkan bahwa sebagian besar kematian terjadi pada masa nifas, terutama akibat perdarahan postpartum, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi dan pemantauan yang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan motivasi ibu nifas serta ibu hamil mengenai senam nifas dan kesehatan mental melalui kunjungan rumah. Permasalahan yang dihadapi meliputi rendahnya pengetahuan ibu tentang senam nifas dan kurangnya perhatian terhadap kesehatan mental pascapersalinan. Intervensi dilakukan melalui pemberian modul dan video senam nifas serta pendampingan oleh bidan desa, kader, dan mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan di Desa Lemahmulya selama lima hari dengan tahapan sosialisasi, edukasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan motivasi ibu, serta perasaan tubuh yang lebih rileks dan nyaman pada ibu nifas yang melakukan senam nifas.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2298 Edukasi Tanaman Aromaterapi dalam Menunjang Kesehatan Holistik Masyarakat Desa Patumbak I 2025-10-30T04:10:45+00:00 Jamilah Nasution jamilah.nasution83@gmail.com <p>Kesehatan holistik yang mencakup keseimbangan fisik dan mental menjadi isu penting, terutama di masyarakat pedesaan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Tanaman aromaterapi seperti serai wangi (<em>Cymbopogon nardus</em>), daun mint (<em>Mentha spp.</em>), dan jahe merah (<em>Zingiber officinale var. rubrum</em>) diketahui memiliki kandungan senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai solusi alami. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Patumbak I tentang jenis tanaman aromaterapi, manfaatnya, serta potensi pengembangannya sebagai upaya menjaga kesehatan keluarga. Program dilaksanakan pada 16–17 Juli 2025 melalui metode sosialisasi berupa ceramah dan diskusi tanya jawab interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap manfaat tanaman aromaterapi serta munculnya minat untuk membudidayakan tanaman tersebut di pekarangan rumah. Selain itu, kegiatan ini turut menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mental secara alami dan preventif. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan holistik serta mendorong pemanfaatan sumber daya lokal berbasis kearifan masyarakat desa Patumbak I.</p> 2026-01-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2308 KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA DI SMP NEGERI 6 PADANGSIDIMPUAN 2025-11-06T01:40:09+00:00 Ahmad Safii Hasibuan ahmadsafii174@gmail.com Henny Sahriani hennysahriani10@gmail.com Suryati suryatiharahap24@gmail.com <p>Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah yang menjadi perhatian. Masalah kesehatan jiwa pada remaja adalah salah satunya. Remaja harus sehat jiwa. Beberapa tahun terakhir, kesehatan mental remaja telah meningkatkan kekhawatiran. Terjadi prevalensi yang meningkat masalah kesehatan jiwa pada remaja. Upaya pencegahan salah satunya adalah pencegahan dengan melakukan pendidikan kepada remaja tentang sehat jiwa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP) tentang keehatan jiwa. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan. Sekolah yang jadi mitra merupakan sekolah yang bersedia diberikan pendidikan kesehatan kepada siswanya. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP NEGERI 6 di Kota Padangsidimpuan. Hasilnya menunjukan bahwa ada peningkatan yang baik terkait pengetahuan siswa tentang kesehatan jiwa. Harapannya dengan kegiatan ini, remaja mengenal tentang kesehatan jiwa dan mampu mencegah agar siswa tidak mengalami masalah kesehatan jiwa</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2333 PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG RESIKO TINGGI KEHAMILAN DI KLINIK BERSALIN BIDAN HERLINA 2025-11-12T03:13:40+00:00 Rostina Afrida Pohan aqiilamanalu@gmail.com Kumala Sari Rambe kumalasarirame@gmail.com Putri Diah Pemiliana putridiah@helvetia.ac.id <p>Kehamilan dengan resiko tinggi adalah kehamilan yang dapat menimbulkan dampak pada ibu hamil dan bayi menjadi sakit dan bahkan meninggal sebelum kelahiran terjadi. Penyebab Tidak Langsung Kehamilan resiko tinggi dengan istilah 4T dengan rincian jarak kelahiran &lt;24 bulan, umur ibu diatas 35 tahun , jumlah anak yang terlalu banyak (&gt;3 orang) dan melahirkan usia &lt; 20 tahun. Faktor resiko semakin tinggi jika disertai 3 terlambat yaitu Terlambat Mengambil Keputusan, terlambat sampai ke Fasilitas Kesehatan dan Terlambat mendapat penanganan. Tujuan pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi atau penyuluhan terhadap ibu hamil tentang kehamilan resiko tinggi, agar dapat mencegah terjadinya kehamilan resiko tinggi pada ibu baik dalam kondisi kehamilan sekarang atau selanjutnya. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Klinik Bersalinan Bidan Herlina Di kota Tanjungbalai dilaksanaka dalam bentuk penyuluhan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Serta dilakukan pre test dan post test sebagai evaluasi kegiatan. Hasil penyuluhan ini terjadinya peningkatan pengetahuan dibuktikan dengan hasil dari post test terhadap 12 ibu hamil didapatkan sebanyak 75% ibu hamil pengetahuannya baik, ibu hamil pengetahuannya cukup sebanyak 16,6% dan ibu berpengetahuan kurang sebanyak 8,4 %. Kesimpulan Melalui penyuluhan ini&nbsp; pengetahuan ibu hamil mengenai risiko tinggi kehamilan meningkat secara signifikan. Ibu hamil menjadi lebih sadar akan faktor risiko&nbsp; Tinggi kehamilan, tanda-tanda bahaya kehamilan dan pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2337 penyuluhan dan pelatihangym Ball PENYULUHAN DAN PELATIHAN PENGGUNAAN GYM BALL DALAM MENGURANGI KELUHAN IBU SELAMA MASA KEHAMILAN DI DESA PURBATUA PK KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2025 2025-11-13T18:48:17+00:00 Nurhayati Hasibuan nurhayatihasibuan77@yahoo.com <h3>ABSTRAK</h3> <p>Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu hamil tentang tehnik untuk mengurangi rasa nyeri pada saat kehamilan dengan tehnik penggunaan gym ball. Dengan menggunakan gym ball diharapkan masa kehamilan yang namyak mengalami kesulitan hari demi hari seiring bertambahnya usia kehamilan dapat dikurangi, sehingga masa kehamilan dapat dilalui dengan nyaman tanpa resiko dan kelainan-kelainan. Melalui pendekatan edukatif, peserta diberikan informasi tentang penggunaan gym ball serta bagaimana menggunakannya. Penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran dan pengetahuan ibu-ibu mengenai pentingnya melalui masa kehamilan dengan nyaman dengan mnenggunakan metode komplementer seperti gym ball. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Purbatua PK kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan. Adapun target penyuluhan dan pelatihannya adalah masyarakat Purbatua PK terutama ibu-ibu hamil yang ada diwilayah tersebut. Masyarakat dikumpulkan dengan metode pendekatan yang humanis sehingga pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan dapat dilakukan dengan baik tanpa kendala sedikitpun.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2358 Edukasi RJP Awam kepada Santri untuk Penanganan Awal Serangan Jantung di Lingkungan Pesantren An Nur Panyanggar Padangsidimpuan 2025-11-24T07:56:33+00:00 Sukhri Herianto Ritonga ahmadyasin493455@gmail.com <p>Serangan jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan sering berujung pada henti jantung mendadak yang membutuhkan pertolongan awal secara cepat. RJP Awam (Hands-Only CPR) menjadi metode yang efektif dan mudah dipelajari oleh masyarakat umum, termasuk santri di lingkungan pesantren. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam melakukan RJP Awam sebagai upaya penanganan awal pada kasus serangan jantung. Metode yang digunakan adalah edukasi dengan desain <em>pre-test–intervensi–post-test</em> yang diikuti oleh 38 santri di Pondok Pesantren An Nur Panyanggar Padangsidimpuan. Kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik RJP menggunakan manekin, simulasi skenario kolaps, serta evaluasi pengetahuan dan keterampilan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 44,00 pada pre-test menjadi 90,00 pada post-test. Penilaian keterampilan juga menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu melakukan kompresi dada dengan teknik yang tepat. Edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan santri sebagai penolong awam pada kegawatdaruratan jantung di lingkungan pesantren. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala dan diperluas ke komunitas lain guna memperkuat respons masyarakat terhadap kegawatdaruratan medis.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2018 Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme Berbasis Limbah Hortikultura Sebagai Pupuk Cair dalam Budidaya Aquaponik 2025-05-25T06:17:59+00:00 Yuvita Lira Arista yuvita.arista@lecturer.itk.ac.id <p><em>Graha Indah Sub-district, RT 25, North Balikpapan, is one of the areas that has long implemented aquaponic cultivation. In aquaponic systems, plants require adequate nutrient input for optimal growth. Generally, fish waste produced in the system can serve as a natural fertilizer. However, excessive accumulation of fish waste can be harmful and toxic to the fish being cultivated. Therefore, an alternative source of nutrients is required to support plant growth, one of which is the use of eco-enzyme. Eco-enzyme can be produced through the fermentation of household organic waste such as (pineapple, guava, dragon fruit, banana, and orange) residues—combined with palm sugar &nbsp;and water in a ratio of 3:1:10. Eco-enzyme is highly suitable for application in aquaponic systems as it contains essential plant nutrients such as nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K), which are crucial for plant development. In addition, eco-enzyme has the potential to convert ammonia—produced from fish waste into nitrate, which can be readily utilized by plants. The initiative of processing household organic waste into eco-enzyme in Graha Indah Sub-district, RT 25, presents a sustainable solution for organic waste management. The resulting eco-enzyme can be utilized as an organic input in aquaponic cultivation systems. The community service program (PkM) was deemed successful, as all participants achieved evaluation scores in accordance with the predetermined standards.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2370 Pemberdayaan Perempuan Pemberdayaan Perempuan Usia Subur dalam Pengambilan Keputusan tentang Keluarga Berencana melalui Konseling Berbasis Hak Reproduksi di Desa Huristak Kabupaten Padang Lawas 2025-12-03T06:32:55+00:00 Rika Apripan rikaapripan1986@gmail.com <p>Partisipasi Perempuan Usia Subur (PUS) dalam program Keluarga Berencana (KB) sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dan kemampuan mereka dalam mengambil keputusan terkait metode kontrasepsi. Namun, di berbagai daerah termasuk Desa Huristak Kabupaten Padang Lawas, masih terdapat miskonsepsi dan rendahnya pemahaman mengenai hak reproduksi perempuan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kemampuan analisis, dan kesadaran perempuan PUS mengenai KB melalui konseling berbasis hak reproduksi. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Huristak Kabupaten Padang Lawas diawali dengan observasi awal untuk memetakan tingkat pengetahuan Perempuan Usia Subur (PUS), persepsi terhadap hak reproduksi, dan kemampuan mereka dalam mengambil keputusan terkait keluarga berencana (KB). Observasi awal ini sangat penting mengingat berbagai studi di Indonesia menunjukkan masih rendahnya informed choice. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan PUS, kemampuan menentukan metode KB sesuai kondisi kesehatan, serta pemahaman bahwa mereka berhak memilih metode kontrasepsi tanpa tekanan. Kegiatan ini membuktikan bahwa konseling berbasis hak reproduksi dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan partisipasi perempuan PUS dalam program KB.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2162 Pelatihan Penanganan Pascapanen Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Kepada Gabungan Kelompok Tani Sumber Laut Berjaya Manggar-Kalimantan Timur 2025-07-29T08:34:46+00:00 Yuvita Lira Arista yuvita.arista@lecturer.itk.ac.id Amalia Nur Kumalaningrum Amalia.nur@lecturer.itk.ac.id Yongki Christandi Batubara Yongki.batubara@lecturer.itk.ac.id <p>Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Sumber Laut mengembangkan rumput laut varietas <em>Eucheuma cottonii</em> yang dikenal mempunyai kandungan nutrisi kompleks dan senyawa bioaktif. GAPOKTAN Sumber Laut Berjaya dapat menghasilkan hingga 1 ton rumput laut basah per panen. Namun, tingginya produktivitas tidak diimbangi dengan tinggi permintaan pasar. Rumput laut yang belum terjual terpaksa disimpan terlebih dahulu. Namun, penyimpanannya masih terbatas, hanya menggunakan plastik dan karung yang diletakkan langsung di lantai tanpa sekat atau alas. Kemunduran rumput laut selama penyimpanan pada umumnya disebabkan karena masyarakat belum menerapkan teknik pascapanen yang tepat karena terbatasnya peralatan dan minimya pengetahuan. Oleh sebab itu perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan terkait penanganan pascapanen rumput laut kepada Kelompok Tani Sumber Laut Berjaya melalui kegiatan pendampingan dan pelatihan. Kegiatan diawali dengan sosialisasi penanganan pascapananen dan dilanjutkan dengan pendampingan. Pelatihan penanganan pascapanen dapat membantu mitra dalam menentukan teknik pascapanen yang tepat sehingga dapat mengurangi penurunan mutu rumput laut selama penyimpanan yang akan berdampak pada penurunan nilai ekonomi dan kandungan nutrisi, serta berpotensi menyumbang <em>food loss</em> dan <em>food waste</em>.Kegiatan PkM dinyatakan berhasil karena keseluruhan peserta dapat memperoleh nilai evaluasi diatas nilai 60.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2401 Community Assistance in Cultivating IoT-Based Hydroponic Plants as an Effort to Improve Food Security in Baruyu Lasara Village, Batu Islands 2025-12-14T11:05:57+00:00 Rahmad Fauzi udauzi@gmail.com Walsyukurniat Zendrato syukur.zendrato84@gmail.com Leonardus Historis Manao leonardus@gmail.com <p>The community assistance program for hydroponic cultivation based on the Internet of Things (IoT) was implemented in Baruyu Lasara Village, Tello Island, South Nias Regency. This initiative aimed to strengthen food security in coastal areas with limited agricultural land and freshwater resources. Using a participatory approach, the program involved socialization, technical training, implementation of an IoT-based Nutrient Film Technique (NFT) hydroponic system, and agricultural entrepreneurship mentoring. The results demonstrated a notable improvement in the community’s capability to independently manage hydroponic systems, achieving a 90% growth success rate for pakcoy and a 60% increase in water-use efficiency compared to conventional farming methods. Participants’ knowledge levels increased by 80%, and a hydroponic farmer group was established to ensure program sustainability. The initiative had positive impacts on local economic resilience, social collaboration, technological literacy, and environmental sustainability. Overall, the program successfully enhanced food self-sufficiency and served as an effective model for applying modern agricultural technologies in small island regions.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2222 PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG DIABETES MELLITUS GESTASIONAL (DMG) DI POSYANDU POKAT PANYANGGAR KOTA PADANGSIDIMPUAN 2025-09-11T05:15:00+00:00 Nur Arfah Nasution arfahn526@gmail.com Fatma Mutia fatmamutia024@gmail.com Sukhri Herianto Ritonga nerssukhri88@gmail.com ulfah Hidayah Almadany almadanyulfah@gmail.com Nur Halimah Batubara nurhalimahbatubaraunar@gmail.com Yuli Arisyah Siregar yuliarisyahsrgunar@gmail.com Nur Hamima Harahap nurhamimaharahap3@gmail.com <p>Diabetes Mellitus Gestasional merupakan suatu gangguan toleransi glukosa yang pertama kali ditemukan pada saat kehamilan, keadaan ini terjadi pada seorang wanita yang belum pernah didiagnosis diabetes kemudian menunjukkan kadar glukosa yang tinggi selama kehamilan. Berdasarkan riset International Diabetes Federation, 90% kasus diabetes pada wanita hamil merupakan kasus diabetes gestasional. Pada ibu yang mengalami Diabetes mellitus Gestasional (DMG) akan timbul beberapa masalah kesehatan yaitu masalah yang terjadi saat periode kehamilan dan persalinan yaang berdampak pada peningkatan risiko preeklamsia dan eklamsia Pemberian penyuluhan kesehatan tentang penyakit diabetes mellitus gestasional (DMG) diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pada ibu hamil sejak masuk usia kehamilan awal tentang bahaya diabetes mellitus gestasional dan dapat segera memeriksakan ketika mengalami tanda dan gejala diabetes mellitus gestasional. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah Penyuluhan Kesehatan untuk menjelaskan secara mendalam tentang diabetes mellitus gestasional, termasuk penyebab, gejala, diagnosis, pengobatan, dan dampaknya pada kehidupan sehari-hari. Penyuluhan dilakukan kepada pada ibu hamil di Posyandu Pokat Panyanggar Kota Padangsidimpuan Sebanyak 25 ibu hamil menjadi peserta penyuluhan kesehatan. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Dengan Adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan tentang diabetes mellitus gestasional (DMG) ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan peserta penyuluhan tentang diabetes mellitus gestasional (DMG).</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2421 PENYULUHAN PHBS TENTANG JAJANAN SEHAT DI SD NEGERI 100614 PINTU PADANG I 2025-12-19T05:20:49+00:00 Mei Adelina Harahap mei.adelinayusuf@yahoo.co.id Juni Andriani Rangkuti juniandrianirangkuti06@gmail.com <p>Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah adalah upaya untuk memberdayakan siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu dan mau serta mampu mempraktikan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat. Salah Satu indicator PHBS Di Sekolah adalah mengkonsumsi jajanan sehat. Jajanan sehat merupakan jajanan yang terhindar dari cemaran biologis ataupun kimia dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Mengkonsumsi jajanan sehat memberikan dampak positif bagi tubuh seperti menambah asupan energi, nutrisi dan vitamin. Selain memberikan dampak positif, jajanan juga memberikan dampak negatif seperti jajanan tidak sehat. Jajanan tidak sehat itu adalah Makanan cepat saji. Jajanan yang saat ini sering dikonsumsi oleh siswa SD merupakan jenis jajanan yang merupakan makanan cepat saji atau fast food. Metode yang di gunakan adalah berupa penyuluhan dengan cara memberikan materi menggunakan media <em>leaflet</em>. Pelaksanaan di lakukan di SD Negeri 100614 Pintu Padang I &nbsp;. Kegiatan ini terlaksana dengan dengan baik&nbsp; bahkan para anak- anak terlihat antusias dan diharapkan kegiatan penyuluhan ini selain koordinasi dengan kepala sekolah , diperlukan koordinasi dengan Puskesmas &nbsp;setempat untuk menyebar luaskan informasi dan menyakinkan seseorang agar munculnya kesadaran dalam meningkatkan status kesehatan dan mencegahnya penyakit pada anak agar responden yang datang bisa lebih banyak lagi dan penyampaian informasi kesehatan ini dapat lebih menyebar luas lagi.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2241 PENYULUHAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA IBU BADUTA DI DESA ATEUK LAMPHANG 2025-09-25T12:17:27+00:00 Safrizal safrizal@utu.ac.id Mutia Ulfa mutiaulfa216@gmail.com Nadia Suhariati nadisuhariati224@gmail.com Margfirah margfirahfirah670@gamil.com Desli Lonika Br Depari deslilonikadepari@gmail.com Tazkiyatul Aulia tazkiyatulaulia58@gmail.com <p><em>A reduction in vulnerability to contagious diseases among babies and toddlers had resulted from undergoing the full program of core vaccinations. However, in Ateuk Lamphang Village, the coverage of complete basic immunization remains very low, partly due to mothers’ limited knowledge and concerns about Adverse Events Following Immunization (AEFI). Improvement in maternal understanding regarding immunization for children under two had been evaluated in this community program to see how effective the counseling was. The counseling activity was carried out interactively using posters and PowerPoint slides, involving 11 mothers as participants through total sampling. Initial and concluding tests had provided the basis for evaluation, and the data were further interpreted using the McNemar statistical technique. The results showed an increase in knowledge, where prior to counseling most mothers had low knowledge (63,6%) and only 36,4% had good knowledge. After the counseling, the proportion of mothers with good knowledge increased to 90,9%, while those with low knowledge decreased to 9,1%. The McNemar test indicated a p-value of 0,031 (p &lt; 0,05), meaning there was a certain significance differences in mothers’ knowledge before and after counseling. It can be concluded that counseling on complete basic immunization is effective in improving the knowledge of mothers with children under two years old in Ateuk Lamphang Village.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2444 Edukasi Kesehatan tentang Pencegahan Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada Ibu Hamil dalam kegiatan Posyandu di Desa Baruas wilayah kerja Puskesmas Batunadua 2025-12-31T02:15:48+00:00 Febrina Angraini Simamora febrina.angraini@yahoo.com Dina Mariana Manurung Dina.mariana@gmail.com Juni Andriani Rangkuti juniandrianirangkuti06@gmail.com Nurelilasari Siregar nurelilasari.siregar@gmail.com Mei Adelina Harahap Mei.Adelina@gmail.com Lola Pebrianthy lola.pebrianthy@gmail.ccom <p>Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan kelainan kongenital yang terjadi sejak masa perkembangan janin dan berkontribusi terhadap tingginya morbiditas serta mortalitas bayi. Upaya pencegahan PJB perlu dilakukan secara promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan kepada ibu hamil dan perempuan usia subur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan PJB pada janin melalui edukasi kesehatan yang dilaksanakan pada kegiatan Posyandu di Desa Baruas, wilayah kerja Puskesmas Batunadua. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan pembagian media edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Aufa Royhan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus aplikasi pembelajaran mahasiswa di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko PJB, pentingnya perencanaan kehamilan sehat, dan kepatuhan terhadap pemeriksaan antenatal. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis Posyandu efektif sebagai strategi pencegahan PJB pada janin dan mendukung penguatan peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2451 PENYULUHAN TENTANG PENGGUNAAN KURMA UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH 2026-01-01T06:31:45+00:00 Elvipson Sinaga elvipsonsinaga1975@gmail.com Khairunnisa Batubara khairunnisa.batubara15@gmail.com <p>Salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular adalah hipertensi, suatu kondisi tidak menular yang sangat umum di Indonesia. Menggunakan pangan fungsional seperti kurma <em>(Phoenix dactylifera L.)</em>, yang kaya akan kalium, magnesium, serat, dan antioksidan, merupakan salah satu cara untuk mengatasi hipertensi, baik secara farmakologis maupun non-farmakologis. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi kurma dalam menurunkan tekanan darah. Peserta dari masyarakat yang memiliki riwayat atau berisiko hipertensi berpartisipasi dalam pendekatan implementasi, yang meliputi edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet, di Puskesmas Sibolangit<em>.</em> Tes pra dan pasca digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan, dan hasilnya dikaji secara deskriptif. Berdasarkan temuan, skor pengetahuan rata-rata peserta meningkat dari 60,5 pada tes pra menjadi 85,7 pada tes pasca, dan mereka juga menyatakan keinginan yang lebih besar untuk memasukkan kurma ke dalam pola makan seimbang. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kesadaran tentang cara menyajikan kurma untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan dosis yang dibutuhkan. Sebagai sarana untuk mempromosikan edukasi gizi berbasis pangan lokal, kegiatan ini telah menunjukkan hasil yang menjanjikan. Singkatnya, kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan kurma dapat ditingkatkan dalam upaya mencegah dan mengelola hipertensi.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2453 Alih Pengetahuan Dasar-Dasar Teater Sebagai Media Refleksi Sosial Berbasis Edukasi Seni 2026-01-01T06:41:52+00:00 Ibrahim Mufiq Defito candra.sinuraya@eco.maranatha.edu Candra Sinuraya candra.sinuraya@eco.maranatha.edu Hanny Juliany Dani hanny.jd@eng.maranatha.edu Erwin Ardianto Halim erwin.ardianto@art.maranatha.edu Daniel Zifa Armadi daniel.za@maranatha.edu Wanda Yuniartiningsih wanda.y@maranatha.edu Yehuda Njuah Sectio Cibro 2322006@eng.maranatha.edu Evelyn Gabriella 2451022@maranatha.edu <p>Fenomena kehidupan yang tidak selalu berjalan sesuai rencana sering menimbulkan tekanan psikologis dan kehilangan arah bagi individu. Seni pertunjukan, khususnya teater interaktif, memiliki potensi sebagai medium reflektif dan edukatif untuk membantu masyarakat memahami dinamika tersebut. <strong>Permasalahan</strong> Pengabdian ini adanya kebutuhan masyarakat terhadap dasar-dasar teater sebagai sarana reflektif untuk bersosialisasi. <strong>Solusinya</strong> dirancang dalam bentuk pementasan teater interaktif yang dipadukan dengan permainan sederhana guna memperkenalkan seni teater sekaligus menciptakan ruang partisipatif. <strong>Tujuannya</strong> agar penonton terlibat secara langsung dalam alur cerita bertema “hidup yang tak selalu mulus,” sehingga mendorong keterlibatan emosional, komunikasi dua arah, dan pengalaman estetis yang mendalam. <strong>Metode</strong> partisipatif diterapkan melalui pengenalan dasar-dasar teater, improvisasi, dan diskusi reflektif setelah pertunjukan. <strong>Hasil</strong> kegiatan menunjukkan bahwa 30 peserta yang hadir memperoleh wawasan baru dalam memaknai realitas kehidupan serta mengapresiasi seni teater sebagai sarana pembelajaran sosial yang menyenangkan. Respon positif dari peserta menegaskan bahwa pendekatan seni interaktif dapat menjadi media efektif dalam membangun kesadaran sosial dan memberikan edukasi seni di tengah masyarakat. Dengan demikian, teater interaktif berkontribusi bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga sebagai sarana edukasi budaya yang menyentuh aspek intelektual, emosional, dan sosial.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2454 Pelatihan Guru Dalam Membina Afeksi Siswa Dengan Pembelajaran Susastra 2026-01-01T06:50:00+00:00 Deni Wardana dewa@upi.edu Deni Wardana dewa@upi.edu <p>Pelatihan guru di SD Labschool UPI Kampus Serang dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan susastra sebagai media pendidikan karakter. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dengan metode ceramah, workshop, dan microteaching yang memungkinkan guru memperoleh pengalaman langsung dalam merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis cerita. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru menyusun cerita bermuatan nilai serta menerapkannya dalam pembelajaran yang lebih humanis tanpa menggunakan pendekatan marah atau hukuman. Evaluasi pascapelatihan memperlihatkan bahwa siswa merespons cerita dengan antusias dan lebih mudah memahami konsekuensi perilaku melalui narasi. Keberlanjutan program kemudian diperkuat melalui pembentukan komunitas belajar guru untuk memastikan implementasi jangka panjang. Secara keseluruhan, pelatihan ini efektif dalam mendorong transformasi pedagogis yang mendukung penguatan pendidikan karakter melalui susastra.</p> 2025-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2467 Pemberdayaan Pelaku Usaha Industri Kopi Rumahan Dalam Produksi Kopi Hijau yang Bermanfaat Untuk Penurunan Berat Badan Penderita Obesitas 2026-01-04T15:05:25+00:00 Yanna Wari Harahap yanna.wari@gmail.com <p>Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku usaha kopi rumahan dalam mengembangkan produk kopi hijau yang bernilai tambah sekaligus bermanfaat bagi kesehatan, khususnya dalam membantu pengendalian berat badan. Mitra dalam kegiatan ini adalah UD. Kopi Kahvi yang telah berdiri selama 7 tahun. Metode pelaksanaan PKM yaitu pemberdayaan Mitra Kopi Kahvi menghasilkan diversitas kopi menjadi kopi hijau sebanyak 50 bungkus, dan pendampingan mitra dalam perluasan pemasaran di dua Kabupaten. Hasil PKM yaitu Mitra Kopi Kahvi telah didampingi oleh tim PKM dalam menghasilkan Kopi Hijau sebanyak 50 bungkus, dan telah dilakukan perluasan pemasaran dengan pengenalan produk ke Dinas UMKM di Kabupaten Mandailing Natal dan Kabupaten Padang Lawas Utara. Dalam menghasilkan produk kopi hijau ini dilakukan pendampingan terhadap mitra untuk mendirikan ruang pengering kopi dengan teknologi Plastic UV Solar Dryer. Kemudian dilakukan juga sosialisasi Teknik pemasaran menggunakan platform media sosial (Instagram, Tiktok dan Facebook). Saran kegiatan berikutnya berikutnya Mitra perlu dibimbing untuk memperkuat identitas produk kopi hijau sebagai produk kesehatan berbasis lokal.</p> <p><em>This Community Partnership Program (PKM) aims to empower home-based coffee entrepreneurs in developing green coffee products that provide added value and health benefits, particularly in supporting weight management. The partner in this activity is UD. Kopi Kahvi, which has been established for 7 years. The implementation method of this PKM involved empowering the Kahvi Coffee partner to diversify its coffee products into green coffee, resulting in 50 packaged products, along with mentoring in marketing expansion across two districts.</em></p> <p><em>The outcomes of this PKM include the successful production of 50 packs of green coffee by the Kahvi Coffee partner, accompanied by marketing expansion through product introduction to the UMKM Offices in Mandailing Natal District and Padang Lawas Utara District. To support product development, the partner was assisted in establishing a coffee drying facility using Plastic UV Solar Dryer technology. In addition, a socialization session on marketing techniques through social media an example platform Instagram, Tiktok and Facebook was provided to the partner’s employees. For future activities, it is recommended that the partner receive further guidance in strengthening the identity of green coffee as a locally based health product.</em></p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2468 Peningkatan Keterampilan Dan Pembinaan Karakter Melalui Lukis Batik Dengan Perintang dari Material Limbah Dapur 2026-01-05T02:48:06+00:00 Endang Caturwati endang.caturwati@gmail.com Ariesa Pandanwangi ariesa.pandanwangi@maranatha.edu Wanda Listiani wandalistiani@gmail.com <p>Permasalahan dalam kehidupan anak yang penuh dengan tekanan, tuntutan, membuat anak melakukan hal yang tidak diduga oleh orang dewasa dan hal ini berdampak pada perilaku anak yang berani seperti melakukan pembunuhan, terkena narkoba, melakukan pelecehan terhadap teman sebaya, mencuri, dan masih banyak lagi. Tujuan pengabdian ini sebagai sarana penyaluran ekspresi, mengembangkan kreativitas personal anak didik, melatih tanggung jawab,&nbsp; serta memiliki rasa kebersamaan.&nbsp; Menumbuhkan&nbsp; rasa toleransi, gotong royong,&nbsp; spirit untuk menjadi bisa, menjadi dirinya yang penuh semangat, penuh inspirasi, imajinasi, kreatif, dan percaya diri. Menyembuhkan trauma serta menumbuhkan&nbsp; mental yang kuat&nbsp; dan menjadi&nbsp; pribadi yang sempurna (<em>self concept, self esteem</em>). &nbsp;Metode yang dilakukan adalah metode partisipatory dengan pendekatan artistik. Tahapannya dibuat perencanaan bersama dengan mira Lembaga Pemasyarakatan Anak (LPKA), kemudian pelaksanaan dengan pendampingan, evaluasi dengan pendekatan artistik, dan pameran. Hasil nya karya-karya yang dipamerkaan mendapatkan tanggapan yang sangat baik dari orang tua, dan masyarakat terbatas yang diperkenankan hadir. Kesimpulannya anak-anak binaan bila dilatih dalam bidang seni secara intens dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitasnya berkembang, dan sisi humanis nya juga akan semakin menguatkan karakter sebagai pribadi yang positif.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2514 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN DI DESA AEK HARUAYA KECAMATAN PORTIBI 2026-01-20T03:19:42+00:00 Tiasa Pohan Tiasapohan@gmail.com <p>Era reformasi ini yang menyebabkan berkembang pesatnya teknologi informasi dan telekomunikasi semakin pesat, BPJS pun tak ketinggalan ide, yaitu melauncing aplikasi <em>Mobile </em>JKN. <em>Mobile</em> JKN merupakan salah satu bentuk upaya BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, Aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan peserta dalam mendapatkan pelayanan administrasi tanpa harus ke kantor cabang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap penggunaan aplikasi <em>Mobile</em> JKN di Desa Aek Haruaya Kecamatan Portibi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Populasinya adalah seluruh penduduk Desa Aek Haruaya yang menjadi peserta JKN dan teknik pengambilan sampelnya dengan cara&nbsp; <em>Purposive Sampling</em> sebanyak 98 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan pedoman observasi. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan metode <em>Chi-Square</em>. Hasil dari penelitian ini sebanyak 65 responden (65,39%) memiliki pengetahuan kurang dan sebanyak 34 responden (34,61%) memiliki pengetahuan baik tentang aplikasi <em>Mobile</em> JKN. Sebanyak 87 responden (88,8%) tidak menggunakan aplikasi <em>Mobile</em> JKN dan sebanyak 11 responden (11,2%) menggunakan aplikasi tersebut. Hasil Uji <em>Chi-Square</em> diperoleh nilai 𝑃 − 𝑉𝑎𝑙𝑢𝑒 = 0,002 lebih kecil dari α=0,05 sehingga 𝐻<sub>0</sub> ditolak dan Hα diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara statistik ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan aplikasi Mobile JKN di Desa Aek Haruaya.</p> <p>Disarankan kepada BPJS atau instansi terkait lebih aktif melakukan sosialisasi terhadap penggunaan aplikasi mobile JKN kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan <em>mobile</em> JKN.</p> <h1>&nbsp;</h1> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>In this era of reform, which has led to the rapid development of information and telecommunications technology, BPJS Kesehatan (Indonesian Health Insurance) has also taken a leap of faith, launching the Mobile JKN application. Mobile JKN is one of BPJS Kesehatan's efforts to improve service quality. This application is expected to make it easier for participants to access administrative services without having to visit a branch office. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge levels and the use of the Mobile JKN application in Aek Haruaya Village, Portibi District. This study used quantitative research with an analytical survey design and a cross-sectional approach. The population was all residents of Aek Haruaya Village who were JKN participants, and the sampling technique used purposive sampling, totaling 98 respondents. The instruments used in this study were questionnaires and observation guidelines. This study employed univariate and bivariate analyses. </em><em><br></em><em>Bivariate analysis used the Chi-Square method. The results of this study showed that 65 respondents (65.39%) had poor knowledge and 34 respondents (34.61%) had good knowledge of the Mobile JKN application. Eighty-seven respondents (88.8%) did not use the Mobile JKN application, and 11 respondents (11.2%) used the application. The Chi-Square test results showed a value of α - α = 0.002, which is smaller than α = 0.05. Therefore, α is rejected and Hα is accepted. This indicates a statistical relationship between knowledge and use of the Mobile JKN application in Aek Haruaya Village. It is recommended that the BPJS or related agencies be more active in disseminating information about the use of the Mobile JKN application to the public to increase knowledge about its use.</em></p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025