Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)</strong> with registration number ISSN 2715-0178 (online). This journal will be published online by the University of Aufa Royhan Padangsidimpuan City via its official Open journal system website. The journal will be published in April, August, and December of each year, or every four months.</p> Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan en-US Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) 2715-0178 “FAMILY HEALING”: PENDAMPINGAN KEPERAWATAN JIWA DALAM MITIGASI DAMPAK PSIKOSOSIAL PASCA BENCANA BANJIR DI KECAMATAN ANGKOLA BARAT, TAPANULI SELATAN https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2794 <p>Bencana banjir yang berulang di Kecamatan Angkola Barat tidak hanya merusak infrastruktur fisik, tetapi juga meninggalkan beban psikologis berupa kecemasan, stres pasca-trauma, dan ketidakpastian emosional dalam unit keluarga. Hingga saat ini, kapasitas keluarga dalam mengenali dan menangani gejala gangguan kesehatan jiwa ringan pasca-bencana masih rendah karena adanya kecenderungan untuk memprioritaskan pemulihan fisik dan ekonomi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memitigasi dampak trauma psikososial melalui pendekatan "Family Healing". Program ini sekaligus berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs Target 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan layanan kesehatan mental berbasis komunitas, serta SDGs Target 5 (Kesetaraan Gender) melalui pemberdayaan perempuan sebagai agen perubahan. Kegiatan ini menggandeng Ketua TP-PKK Kecamatan sebagai mitra strategis untuk memberdayakan kader-kader perempuan. Metode yang digunakan meliputi edukasi respons psikologis normal terhadap bencana, pelatihan teknik manajemen stres dan psychological first aid (PFA) sederhana untuk keluarga, serta simulasi pendampingan keperawatan jiwa komunitas berbasis keluarga. Melalui program ini, diharapkan terbentuk kemandirian keluarga dalam melakukan pemulihan psikologis secara internal. Luaran yang ditargetkan mencakup artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi, video edukasi teknik healing di YouTube, publikasi media massa, serta modul panduan praktis untuk kader PKK sebagai instrumen mitigasi dampak psikososial yang berkelanjutan di masa depan.</p> Mahnum Lailan Nasution Wardiyah Daulay Sri Eka Wahyuni Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2794 “PROJIWA”: PROGRAM OPTIMALISASI KESEHATAN JIWA DALAM MITIGASI DAMPAK PSIKOSOSIAL PASCA BENCANA BANJIR PADA SISWA DI KECAMATAN ANGKOLA BARAT, TAPANULI SELATAN https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2874 <p>Bencana banjir bandang di Kecamatan Angkola Barat, Tapanuli Selatan, merusak infrastruktur pendidikan dan memicu stresor kuat bagi anak usia sekolah berupa kecemasan serta trauma emosional. Kondisi tersebut berisiko menimbulkan gangguan psikologis jangka panjang jika tidak segera ditangani melalui intervensi yang tepat. Program PROJIWA ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan jiwa dan memulihkan resiliensi mental siswa pasca-bencana banjir. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan keperawatan jiwa komunitas, tahap awal dilakukan skrining psikososial untuk memetakan tingkat trauma siswa dan melatih kader kesehatan dalam deteksi dini. Intervensi yang diberikan meliputi teknik stabilisasi emosi (<em>grounding</em> 5-4-3-2-1 dan <em>deep breathing</em>), metode <em>therapeutic play</em>, serta psikoedukasi <em>Family-Centered Care</em> bagi orang tua. Evaluasi efektivitas program diukur melalui analisis <em>pre-post test</em> status psikososial pada siswa. Hasil program menunjukkan peningkatan jumlah siswa dengan status psikososial normal dari 94 anak (84,7%) menjadi 101 anak (91,0%). Jumlah siswa pada kategori berisiko gangguan juga berhasil diturunkan dari 17 anak (15,3%) menjadi 10 anak (9,0%). Uji statistik memperoleh nilai <em>p-value</em> = 0,000 (<em>p</em> &lt; 0,05), membuktikan keberhasilan program dalam mereduksi dampak psikologis negatif. Kesimpulannya, program PROJIWA terbukti efektif memulihkan resiliensi mental dan mengatasi masalah dampak psikososial siswa pasca-bencana banjir</p> Wardiyah Daulay Mahnum Lailan Nasution Dina Rasmita Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2874 OPTIMALISASI KESEHATAN MENTAL IBU NIFAS MELALUI MASSASE POSTPARTUM DALAM PENCEGAHAN BABY BLUES DI PUSKESMAS MEDAN LABUHAN KOTA MEDAN https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2910 <p><em>Baby blues syndrome is a psychological condition frequently experienced by mothers during the postpartum period due to hormonal changes, physical exhaustion, and a lack of social support. If not addressed early, this condition can impact maternal health, breastfeeding success, and infant growth and development. This community service activity aimed to increase postpartum mothers' knowledge regarding postpartum mental health and baby blues prevention, enhance the understanding and skills of mothers and their families in performing postpartum massage, and evaluate the impact of the education and training on improving knowledge, skills, and baby blues prevention efforts. The activity was conducted on June 25, 2026, at the Medan Labuhan Community Health Center in Medan City, targeting 30 postpartum mothers (0–42 days postpartum), their families, health volunteers, and healthcare professionals. The methods employed included health education sessions, discussions, demonstrations, hands-on practice, mentoring, and evaluation via pre-tests, post-tests, and observation of postpartum massage skills. The results showed that the attendance target for postpartum mothers was fully met (100%). The participants' average knowledge score rose from 61.8 in the pre-test to 89.7 in the post-test. Additionally, 90% of participants were able to correctly perform postpartum massage techniques according to established procedures. In conclusion, this community service activity successfully improved the knowledge, skills, and awareness of postpartum mothers and their families regarding postpartum mental health and the application of postpartum massage as a non-pharmacological measure to prevent baby blues syndrome.</em></p> Meiyana Sinaga Rahmania Ambarika Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2910 Pemberdayaan Kader CERMAT melalui Edukasi Pengelolaan Sampah untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan di Kelurahan Sukajadi Batam https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2953 <p>Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan di Indonesia akibat rendahnya praktik pemilahan sampah sejak dari sumber. Kondisi serupa ditemukan pada masyarakat RT 05/RW 01 Kelurahan Sukajadi, Kota Batam, yang memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai pemilahan sampah, rendahnya literasi lingkungan, serta belum adanya bank sampah. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah rumah tangga melalui pemberdayaan ibu-ibu PKK sebagai agen perubahan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui koordinasi, <em>pre-test</em>, sosialisasi dan edukasi, <em>games</em>, diskusi, <em>post-test</em>, evaluasi, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian program berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Hasil <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pemilahan sampah serta meningkatnya komitmen untuk menerapkan pemilahan sampah di rumah. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan literasi lingkungan masyarakat sekaligus memperkuat peran ibu-ibu PKK melalui pembentukan Kader CERMAT sebagai agen perubahan. Dengan demikian, pendekatan edukasi berbasis komunitas ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah rumah tangga yang berkelanjutan.</p> Arina Luthfini Lubis Rosie Oktavia Puspita Rini Andri Wibowo Nana Putri Amelita Naya Sabrina Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2953 Pelatihan Digital Marketing Produk Unggulan Perempuan Desa Bicak melalui Marketplace Etsy https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2990 <div> <p class="isselectedend">Kelompok perempuan Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, memiliki potensi pengembangan produk kerajinan lokal, termasuk <em>ecoprint</em>, tetapi pemanfaatan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok perempuan dalam memasarkan produk unggulan melalui marketplace Etsy. Kegiatan dilaksanakan pada April–Januari menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, sosialisasi, demonstrasi, praktik terbimbing, pendampingan, dan evaluasi. Peserta memperoleh materi mengenai pemasaran digital, pembuatan akun, penyusunan katalog, pengunggahan produk, foto dan deskripsi produk, penggunaan kata kunci, penentuan harga, serta pelayanan konsumen. Evaluasi dilakukan secara deskriptif-kualitatif berdasarkan observasi, dokumentasi, hasil praktik, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan mengenai Etsy dan peluang pemasaran digital, mampu mengikuti praktik dasar penggunaan marketplace, serta memahami pentingnya kualitas informasi produk, harga, dan pelayanan konsumen. Kegiatan juga memperluas orientasi peserta terhadap peluang pasar di luar daerah dan mancanegara. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan Etsy dapat memperkuat kapasitas awal pemasaran digital kelompok perempuan, tetapi keberlanjutannya memerlukan pendampingan, pengelolaan toko bersama, dan dukungan kelembagaan.</p> </div> Nyimas Izana Anik Susanti Lolita Puspa Siwi Bai’aturohani Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-04 2026-09-04 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2990 Peningkatan Literasi Gizi Melalui Edukasi Label Pangan Bagi Siswa SPMN 14 Padang https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2251 <p>Remaja merupakan kelompok yang rentan mengonsumsi jajanan tidak sehat karena rendahnya literasi gizi, khususnya dalam membaca label pangan. Edukasi literasi gizi sejak dini penting dilakukan agar remaja mampu memilih jajanan dengan lebih cerdas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMP mengenai literasi gizi label pangan melalui penyuluhan interaktif. Metode yang digunakan adalah <em>pre-test</em> untuk menilai pengetahuan awal, dilanjutkan dengan pemberian materi, yel-yel, permainan edukatif, dan penggunaan media booklet serta leaflet sebagai sarana pembelajaran, kemudian diakhiri dengan <em>post-test</em>. Kegiatan dilaksanakan pada 50 siswa kelas IX SMP Negeri 14 Padang pada 15 September 2025. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki skor rendah hingga sedang, sedangkan setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan skor rata-rata dari 71,82 menjadi 80,21, dengan skor minimum meningkat dari 20 menjadi 30 dan skor maksimum dari 90 menjadi 100. Perubahan ini menunjukkan bahwa baik siswa dengan pengetahuan rendah maupun tinggi mendapatkan manfaat dari kegiatan. Media edukasi dan metode partisipatif juga meningkatkan antusiasme siswa dalam menerima materi. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan literasi gizi label pangan siswa SMP dan diharapkan dapat mendorong kebiasaan membaca label pangan sejak dini.</p> Jeallyza Muthia Azra Fivi Melva Diana Tazkia Putri Kagami Fahyu Widia Fatimah Rahmi Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2251 Penyuluhan Persiapan Persalinan pada Ibu Hamil Trimester III di Poskesdes Kampung Peres Desa Pulo Panjang Kabupaten Serang https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2746 <p>Kehamilan trimester III merupakan fase penting yang membutuhkan kesiapan optimal dalam menghadapi persalinan, namun masih banyak ibu hamil yang memiliki pengetahuan terbatas mengenai tanda persalinan dan tanda bahaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tersebut adalah melalui penyuluhan kesehatan yang bersifat edukatif dan partisipatif. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang persiapan persalinan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan ceramah dan diskusi menggunakan media leaflet dan presentasi, dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 8,3 menjadi 10,5 setelah penyuluhan. Dengan demikian, penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III mengenai persiapan persalinan meskipun peningkatannya tidak terlalu signifikan.</p> Retno Kumalasari Ade Rahayu Prihartini Nanda Yansih Putri Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2746 Edukasi Penurunan Berat Badan Tanpa Efek Samping bagi Kelompok Usia Produktif di Media Sosial Youtube https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2853 <p>Kelebihan berat badan dan obesitas pada kelompok usia produktif (15–59 tahun) merupakan masalah gizi yang terus meningkat dan berisiko memicu penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit jantung. Banyak masyarakat memilih cara cepat menurunkan berat badan, seperti diet ekstrem dan konsumsi obat pelangsing ilegal, tanpa memahami risiko efek samping yang ditimbulkan. Media sosial Youtube berpotensi menjadi sarana edukasi kesehatan yang efektif karena mudah diakses, menjangkau khalayak luas, dan dapat dilihat berulang kali. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi mengenai cara menurunkan berat badan yang aman dan tanpa efek samping bagi kelompok usia produktif melalui video edukasi di platform Youtube. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan berbasis media sosial Youtube. Materi edukasi yang disampaikan meliputi pengertian berat badan ideal, penyebab kelebihan berat badan, pola makan sehat dan gizi seimbang, pentingnya aktivitas fisik, manajemen stres dan kualitas tidur, serta bahaya diet ekstrem dan obat pelangsing ilegal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah menonton video edukasi, yang terlihat dari perubahan gaya hidup peserta. Kesimpulannya, edukasi kesehatan melalui media sosial Youtube efektif meningkatkan pengetahuan kelompok usia produktif mengenai cara menurunkan berat badan secara aman dan sehat tanpa menimbulkan efek samping.</p> Yusnina Maisyaroh Suryani Suryani Juni Andriani Rangkuti Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2853 Edukasi Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis Pada Masyarakat Sekitar Pembakaran Arang Informal Desa Dapur 12 Batam https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2893 <p>Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pembakaran arang informal berpotensi mengalami paparan asap biomassa yang dapat meningkatkan kerentanan terhadap gangguan saluran pernapasan, sehingga diperlukan upaya promotif melalui edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penularan tuberkulosis di Desa Dapur 12, Kota Batam. Kegiatan dilaksanakan pada 27 peserta melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan pre-test, penyampaian materi edukasi menggunakan metode ceramah dan leaflet, diskusi interaktif, pelaksanaan <em>post-test</em>, serta evaluasi. Efektivitas edukasi dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 4,48 pada saat <em>pre-test </em>menjadi 8,04 pada saat <em>post-test</em>. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (Z = -4,658; p = 0,0001). Peningkatan pengetahuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dilakukan secara interaktif mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai cara penularan, faktor risiko, dan upaya pencegahan tuberkulosis. Kegiatan edukasi kesehatan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat dan berpotensi mendukung upaya promotif dalam pengendalian tuberkulosis pada masyarakat yang tinggal di sekitar pembakaran arang informal.</p> Yuanita Windusari Ladyka Viola Aulia Armawan Swara Mega Hasanah Yoerdy Agusmal Saputra Yadi Oktariansyah Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2893 EDUKASI KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI PADA LANSIA PUSKESMAS II KEMBARAN https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2912 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Hipertensi atau tekanan darah tinggi, merupakan kondisi medis yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Penderita hipertensi tahun 2023 di Jawa Tengah mencapai 8.554.672 (37,57%) dan Banyumas menduduki peringkat ke 11 dengan penderita sebanyak 172.022 jiwa. Kepatuhan minum obat anti hipertensi merupakan faktor yang berperan penting terhadap pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Ketidakpatuhan terapi obat antihipertensi tahun 2023 di Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi mencapai sekitar 47,2%. Pendidikan akhirnya dapat berdampak pada perbaikan kondisi tekanan darah. Tujuan PkM ini adalah meningkatkan kepatuhan minum obat antihipertensi lansia. PkM ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, serta mengerjakan pre test dan post test yang diikuti 18 lansia. Hasil kegiatan PkM pada mayoritas lansia perempuan (61%) usia 60 tahun ke atas (56%) berpendidikan SD (89%) dengan sebagian besar menderita selama 5 tahun (33.33%) berhasil meningkatkan pemenuhan minum obat dari kategori kurang (66.67%) menjadi kategori baik 94,44% (naik 37,77 poin), serta menurunkan rata-rata tekanan darah dari 156/87 mmHg menjadi 135/81 mmHg dengan tambahan sistolik 19,44 mmHg dan diastolik 6,39 mmHg. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan yang memenuhi minuman obat antihipertensi.</span></span></p> Nur Wulandari Mariah Ulfah Prasanti Adriani Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2912 Pelatihan Desain Grafis dan Konten Digital bagi Kelompok Pemuda Untuk Mendukung Pengembangan UMKM Lokal https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2963 <p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 11.0pt;">Desa Bangsring di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, UMKM di desa ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama pada aspek pemasaran, pengemasan produk, dan keterbatasan akses ke pasar yang lebih luas. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya melalui platform digital internasional seperti Etsy, menjadi salah satu solusi strategis untuk menjawab permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok pemuda dalam mendukung penguatan UMKM melalui pelatihan pemasaran digital berbasis platform Etsy. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan UMKM lokal, pelatihan desain grafis, fotografi produk, dan pembuatan konten digital, pendampingan pendaftaran serta pengelolaan toko di Etsy, serta evaluasi dan tindak lanjut program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemasaran digital, pemahaman terhadap standar pasar internasional, serta kesiapan UMKM dalam memanfaatkan marketplace global untuk memperluas jangkauan pasar. Selain itu, kelompok pemuda berperan sebagai penggerak utama dalam penerapan keterampilan digital untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal. Program ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses pasar internasional, serta memperkuat pemberdayaan pemuda di Desa Bangsring.</span></p> Anik Susanti Nyimas Nadya Izana Ayu Kartika Novy Setia Yunas Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2963 Pencegahan Preeklamsia Melalui Pengendalian Faktor Risiko Hipertensi Pada Wanita Usia Subur https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2456 <p>Hipertensi kronis telah diidentifikasi sebagai salah satu faktor risiko tertinggi terjadinya preeklampsia. Analisis situasi pada mitra ditemukan tingginya kasus preeklamsia (33,3%) dan kasus hipertensi kronis pada Wanita Usia Subur (WUS) sebesar 22,7%. Kurangnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya pencegahan dan pengedalian hipertensi menjadi faktor penguat penyebab masalah pada mitra. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan WUS tentang pencegahan preeklamsia melalui pengendalian hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 9 dan 16 Agustus 2025 dengan kegiatan berupa pemeriksaan tinggi badan, berat badan, tekanan darah, serta edukasi tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi dan preeklamsia pada WUS. Kegiatan ini menemukan tekanan darah WUS yang cenderung tinggi (120–139 mmHg) berjumlah 23,2% dan tekanan darah ≥140 mmHg sebanyak 12,5%. Rata-rata pengetahun responden tentang pencegahan preeklamsia melalui edukasi pengendalian faktor risiko hipertensi pada WUS sebelum dilakukan intervensi sebesar 73.04 <em>point</em>. Setelah dilakukan intervensi, pengetahuan responden meningkat menjadi 88.7 <em>point</em>. Secara keseluruhan edukasi ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan WUS dalam pengendalian hipertensi untuk mencegah preeklamsia. Program edukasi ini sangat relevan sebagai langkah pencegahan dini sekaligus memperkuat peran WUS sebagai agen perubahan di Desa Paluh Manan. Perlu adanya integrasi kegiatan ini ke dalam program rutin posyandu agar pemberdayaan masyarakat berjalan berkesinambungan serta mampu menjangkau lebih banyak WUS</p> Dodoh Khodijah Rismahara Lubis Irma Linda - Marlisa Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2456 Penerapan Teknologi Pembibitan Padi Sistem Rak Bertingkat Dan Pengairan Otomatis Untuk Antisipasi Bencana Banjir https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2785 <p>Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan dan kualitas pembibitan padi melalui penerapan teknologi&nbsp; pembibitan padi sistem rak bertingkat yang dikombinasikan dengan pengairan otomatis. Mitra sasaran adalah Kelompok Tani Jaya Desa Ramunia I, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli &nbsp;Serdang, &nbsp;Sumatra&nbsp; Utara. &nbsp;Kegiatan &nbsp;pendampingan &nbsp;dilaksanakan &nbsp;dari bulan Februari hingga Juni 2026. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui beberapa tahapan, meliputi: sosialisasi dan identifikasi kebutuhan mitra; pelatihan teknis pembibitan adaptif banjir; pembangunan&nbsp;&nbsp; dan&nbsp; &nbsp;instalasi&nbsp; &nbsp;teknologi&nbsp; &nbsp;rak&nbsp; &nbsp;bertingkat&nbsp; &nbsp;dengan&nbsp; &nbsp;sistem pengairan &nbsp;otomatis; pendampingan &nbsp;operasional &nbsp;selama&nbsp; proses pembibitan; serta, evaluasi kinerja teknologi dan tingkat adopsi petani. Peserta kegiatan ini terdiri dari 20 orang perwakilan kelompok Tani di Desa Ramunia I, Ketua Poktan, kepala beserta perangkat Desa, Babinsa dan &nbsp;PPL Desa. Tim&nbsp; Abdimas UNIMED terdiri dari Selvia Dewi Pohan, Diky Setya Diningrat, Heppy Setya Prima, Rahma Doni, Anita Kairani, Adelia Febriyossa, dan staf pegawai LPPM UNIMED. Kegiatan PKM juga melibatkan lima orang mahasiswa Biologi FMIPA UNIMED. Adelia Febriyossa, S.Si, M.Si berperan sebagai &nbsp;moderator &nbsp;acara&nbsp; dan &nbsp;sebagai &nbsp;narasumber &nbsp;kegiatan &nbsp;adalah &nbsp;Selvia Dewi &nbsp;Pohan yang menyampaikan &nbsp;materi&nbsp; sosialisasi &nbsp;dan Rahma Doni, dan Heppy Setya Prima, sebagai narasumber demo alat. Di akhir kegiatan dilakukan penyerahan alat tersebut dari Tim Abdimas kepada mitra.</p> Selvia Dewi Pohan Heppy Setya Prima Rahma Doni Anita Kairani Diky Setya Diningrat Adelia Febriyossa Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2785 Edukasi "Masyarakat Cerdas Antibiotik" sebagai Upaya Pencegahan Resistensi Antibiotik di Cipinang Besar Selatan https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2869 <p><em>Antibiotic resistance has become a major global public health concern due to the irrational use of antibiotics. Misuse of antibiotics, including self-medication, inappropriate dosage, and discontinuation of treatment before completion, contributes significantly to the emergence of resistant bacteria. This community service program aimed to improve public knowledge regarding appropriate antibiotic use and the prevention of antibiotic resistance. The activity was conducted among 35 residents of Cipinang Besar Selatan RW 05, East Jakarta, through health education sessions, interactive discussions, and pre-test and post-test evaluations. Educational materials covered the definition and function of antibiotics, differences between bacterial and viral infections, causes and impacts of antibiotic resistance, proper antibiotic use, and preventive measures against resistance. The results demonstrated a substantial increase in participants' knowledge, as indicated by an improvement in the percentage of correct answers from 62.3% in the pre-test to 98.3% in the post-test. Participants also showed high enthusiasm during discussions and question-and-answer sessions. These findings indicate that community-based health education is effective in enhancing public awareness and understanding of rational antibiotic use and antibiotic resistance prevention.</em></p> Gemmy Sarina Windy Cornelia Putri Davina Aufa Rachma Suherlan Asarini Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2869 PENERAPAN TERAPI KOMPRES HANGAT UNTUK MENGURANGI DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA PUTRI https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2895 <p><em>Primary dysmenorrhea is menstrual pain without organic abnormalities in the reproductive system that is commonly experienced by adolescent girls and may reduce concentration and school attendance. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of female students at senior and vocational high schools in Air Putih Subdistrict, Batu Bara Regency, in managing primary dysmenorrhea through education and demonstration of non-pharmacological warm compress therapy. The activity was conducted at the Hall of SMKS Teladan Indrapura on 25 June 2026, involving 97 female students, using counseling, demonstration, and pre-testdanpost-test evaluation methods. Primary data were obtained through interviews and questionnaires, while secondary data were obtained from Free Health Check (CKG) reports and medical records of Puskesmas Indrapura. The assessment results showed that of 97 students, 64 (66%) experienced menstrual pain on the first day of menstruation and 2 (2%) experienced pain throughout the menstrual period. The pre-test results showed 78 respondents (80.41%) had poor knowledge of dysmenorrhea and its management, while the post-test results showed an increase to 19 respondents (19.59%) with good knowledge. In conclusion, education and demonstration of warm compress therapy effectively improved adolescent girls' knowledge in independently managing primary dysmenorrhea.</em></p> indasah Meni Fuzi Astuti Tanjung Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2895 PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL MELALUI EDUKASI PEMBUATAN JUS BAYAM MERAH DI KLINIK AZWAN KOTA TANJUNG BALAI TAHUN 2026 https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2917 <h3>ABSTRAK</h3> <p>Anemia adalah isu yang muncul akibat keadaan hemoglobin (hb) &nbsp;&lt;11 gr/dl. Anemia pada kehamilan sering disebut sebagai “<em>potentional danger to</em><em> mother and child</em>“ atau dapat diartikan sebagai kemungkinan yang membahayakan bagi seorang ibu dan anak. Edukasi kesehatan yang efektif didukung oleh penggunaan media yang tepat, menarik dan lebih mudah dipahami oleh sasaran sehingga jika tujuan tersebut tercapai Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah menambah pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia dan pembuatan jus bayam merah merupakan salah satu metode yang dapat dilakukan ibu hamil untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil. Metode pendekatan dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan melewati tahap definisi masalah, analisa kebutuhan, perencanaan, pembuatan video profil, editing video dan uji coba serta evaluasi. Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat adalah bahwa tingkat pengetahuan sebelum (pre-test) diberikan edukasi mayoritas termasuk dalam kategori pengetahuan tentang aanemia kurang dan setelah diberikan edukasi mayoritas termasuk dalam kategori pengetahuan baik.</p> Erlina Esther Ringo ringo Herviza Wulandary Pane Efi Satriana Silalahi Sri Ilawati Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2917 Menjaga Gula Darah di Tengah Bencana: Edukasi Pengelolaan Diabetes bagi Masyarakat Desa Tandihat https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2973 <p>Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan secara berkelanjutan melalui pemantauan kadar gula darah, pengaturan pola makan, kepatuhan terhadap pengobatan, aktivitas fisik, dan perawatan diri. Dalam situasi bencana, pengelolaan diabetes dapat menjadi lebih sulit akibat terganggunya rutinitas sehari-hari, keterbatasan akses terhadap obat-obatan dan alat pemeriksaan kadar gula darah, perubahan pola makan, serta terbatasnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pengendalian kadar gula darah dan komplikasi diabetes. Edukasi mengenai pengelolaan diabetes dalam situasi bencana menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Tandihat mengenai pentingnya menjaga kadar gula darah dan melakukan pengelolaan diabetes dalam situasi bencana. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Desember 2025 di Desa Tandihat melalui edukasi kesehatan yang meliputi pentingnya pemantauan kadar gula darah, keteraturan konsumsi obat, pengaturan pola makan, pemenuhan kebutuhan cairan, pengenalan tanda dan gejala hipoglikemia serta hiperglikemia, dan kesiapan menyediakan kebutuhan diabetes dalam kondisi darurat. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan penguatan kemampuan masyarakat dalam melakukan pengelolaan diabetes secara mandiri. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Kegiatan edukasi mengenai pengelolaan diabetes dalam situasi bencana diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mempertahankan pengendalian kadar gula darah meskipun berada dalam kondisi darurat. Peningkatan pengetahuan juga diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi keterbatasan akses terhadap obat, alat pemeriksaan glukosa, makanan yang sesuai, dan pelayanan kesehatan selama bencana. Edukasi kesiapsiagaan diabetes juga direkomendasikan sebagai bagian dari pendidikan pengelolaan diabetes untuk membantu individu mempersiapkan kebutuhan obat, alat pemeriksaan, informasi medis, dan kebutuhan darurat lainnya.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> diabetes melitus, kadar gula darah, bencana, edukasi kesehatan, kesiapsiagaan</p> adi antoni Abdullah AA Juni Andriani Rangkuti Nefonafratilova Ritonga Haslinah Alprida harahap Anto J. Hadi Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2973 PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA BELAJAR INVERTEBRATA PESISIR DARI RESIN AKRILIK DI SMP NEGERI 2 DARUL IHSAN https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/2549 <p>Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Darul Ihsan masih didominasi penggunaan gambar dan video sebagai media pembelajaran IPA sehingga siswa kurang memperoleh pengalaman belajar konkret, khususnya pada materi invertebrata pesisir. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi melalui pelatihan pembuatan media belajar invertebrata pesisir berbasis resin akrilik bagi guru dan siswa. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, demonstrasi teknik pengawetan spesimen hewan kecil dalam resin transparan, praktik persiapan spesimen, pencampuran dan pencetakan resin, proses finishing, serta penambahan barcode sebagai informasi digital. Kegiatan juga disertai pendampingan penggunaan media dalam pembelajaran dan evaluasi peningkatan pengetahuan serta keterampilan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dan siswa tentang teknik pembuatan media berbasis resin, keterampilan praktis dalam menghasilkan spesimen awetan yang aman dan tahan lama, serta tersedianya media pembelajaran konkret yang mendukung materi klasifikasi hewan. Media ini membuat pembelajaran lebih interaktif, menarik, dan kontekstual dengan potensi sumber daya alam pesisir setempat. Kegiatan pengabdian ini efektif sebagai solusi atas keterbatasan sarana pembelajaran dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan.</p> TRI MUSTIKA SARJANI ABDUL L. MAWARDI Adi Hartono Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.2549 PENDEKATAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA DALAM PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PENDERITA PENYINTAS TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT (TB RO) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MULYOREJO KABUPATEN DELI SERDANG https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/3004 <p>Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan pengobatan jangka panjang serta dukungan keluarga secara berkelanjutan. Kurangnya pengetahuan keluarga mengenai TB RO, tingginya stigma, dan rendahnya keterlibatan keluarga dalam proses perawatan dapat memengaruhi kepatuhan pengobatan dan kualitas hidup penyintas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan keluarga penyintas TB RO dan kader kesehatan melalui pendekatan keluarga berbasis budaya dalam mendukung keberhasilan pengobatan serta meningkatkan kualitas hidup penyintas.</p> <p>Metode yang digunakan meliputi pendidikan kesehatan, pelatihan kader, diskusi interaktif, demonstrasi media edukasi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kabupaten Deli Serdang pada tahun 2026 dengan melibatkan 30 keluarga penyintas TB RO dan 10 kader kesehatan. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet, booklet, dan buku saku mengenai Tuberkulosis Resisten Obat.</p> <p>Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga setelah edukasi, dengan nilai rata-rata meningkat dari 69,83 menjadi 89,67 dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,000). Pengetahuan kader kesehatan juga meningkat dengan nilai rata-rata dari 67,00 menjadi 93,00, dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,005). Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan, serta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai TB RO, kepatuhan pengobatan, pencegahan penularan, dan pentingnya dukungan keluarga berbasis budaya.</p> <p>Kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga dan kader kesehatan mengenai Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO). Pendekatan keluarga berbasis budaya dapat dijadikan sebagai strategi pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan, mengurangi stigma, memperkuat dukungan keluarga, dan meningkatkan kualitas hidup penyintas TB RO.</p> Johani Dewita Nasution Cecep Triwibowo Ida Suryani Hasibuan Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 8 2 10.51933/jpma.v8i2.3004