Jurnal Kesehatan Publik Nusantara
https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jkpn
<p><strong>Jurnal Kesehatan Publik Nusantara (JKPN)</strong> is an open-access journal (e-journal) that publishes scholarly works based on research in the field of public health. The journal's focus and scope encompass environmental health, reproductive health, biostatistics, epidemiology, hospital administration, and occupational health and safety. It is published twice a year, in July and August.</p>Universitas Aufa Royhanen-USJurnal Kesehatan Publik NusantaraHUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN WEK II KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2026
https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jkpn/article/view/3017
<p>Isu sampah rumah tangga menjadi masalah serius di Indonesia seiring dengan peningkatan timbulan <br>sampah yang tidak diimbangi penanganan yang baik, sehingga memicu pencemaran lingkungan dan <br>penularan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dalam <br>pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Wek II Kota Padangsidimpuan Tahun 2026. Jenis <br>penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analitik menggunakan metode cross<br>sectional, sebanyak 90 sampel, dipilih menggunakan teknik non probability sampling dengan cara <br>purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, <br>kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil uji statistik chi<br>square dipero leh nilai p-value untuk variabel pengetahuan sebesar 0,001 dan variabel sikap sebesar <br>0,012 artinya p-value < 0,05 maka terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap <br>dengan pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Wek II Kota Padangsidimpuan Tahun 2026. <br>Oleh karena itu diharapkan masyarakat tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan sampah, tetapi <br>juga menerapkannya demi mewujudkan lingkungan yang sehat. </p>tiara tiaNefonavratilova Ritonga
Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Publik Nusantara
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-292026-09-2911HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUNADUA PADA TAHUN 2025
https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jkpn/article/view/3027
<p>Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang masih menjadi perhatian dalam kesehatan masyarakat karena dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Stunting terjadi akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu lama yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya sanitasi lingkungan yang kurang baik. Berdasarkan data Puskesmas Batunadua, pada tahun 2024 terdapat 272 balita yang mengalami stunting dan pada periode Januari–Mei 2025 tercatat sebanyak 48 balita mengalami stunting. Hal ini menunjukkan bahwa kejadian stunting pada balita masih menjadi masalah kesehatan di wilayah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Batunadua Kota Padangsidimpuan tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional dan desain <em>cross sectional</em>. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Batunadua dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden yang diperoleh menggunakan teknik <em>accidental sampling</em>. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas air bersih (p=0,029), penyediaan air minum (p=0,044), dan kepemilikan jamban (p=0,024) dengan kejadian stunting pada balita (p<0,05). Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk meningkatkan edukasi dan promosi kesehatan mengenai sanitasi lingkungan sebagai upaya pencegahan stunting pada balita.</p> <h2>Kata kunci : Sanitasi Lingkungan, Stunting, Balita</h2> <p><strong> </strong></p> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>Stunting is a nutritional problem that remains a major concern in public health because it can hinder children’s growth and development. Stunting occurs due to long-term nutritional deficiencies influenced by various factors, one of which is poor environmental sanitation. Based on data from the Batunadua Community Health Center, in 2024 there were 272 toddlers affected by stunting, and from January to May 2025, a total of 48 toddlers were recorded as stunted. This indicates that stunting among toddlers remains a public health problem in the area. This study aimed to determine the relationship between environmental sanitation and the incidence of stunting among toddlers in working area of Batunadua Public Health Center Padangsidimpuan 2025. This research employed a quantitative method with an analytic observational approach and a cross-sectional design. The study population consisted of all mothers with toddlers in working area of Batunadua Public Health Center. A total of 96 respondents were selected using an accidental sampling technique. Bivariate data analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between clean water quality (p = 0.029), drinking water provision (p = 0.044), and latrine ownership (p = 0.024) and the incidence of stunting among toddlers (p < 0.05). It is recommended that Public Health Center enhance education and health promotion programs regarding environmental sanitation as an effort to prevent stunting among toddlers.</em></p>Rani Puspita SariArinil HidayahNurul Hidayah Nasution
Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Publik Nusantara
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-282026-09-2811GAMBARAN PENGETAHUAN DAN TINDAKAN PERENCANAAN PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA PADA IBU YANG MEMILIKI BALITA UNTUK MENCEGAH KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH BATUNADUA
https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jkpn/article/view/1250
<p><em>Family financial management is a series of processes for effectively managing the flow of money in and out of the family to achieve short-term or long-term goals. Managing family finances is very important to maintain economic stability in the family so that the family's economy remains fulfilled as well as the nutritional intake of toddlers to prevent stunting. Therefore, this research aims to analyze the knowledge and planning actions for family financial management among mothers with toddlers to prevent stunting. The method used in this research is quantitative with a descriptive design and cross sectional approach. The sample was taken using a simple random sampling technique of 30 respondents. Data were collected using check lists and questionnaires and analyzed univariately. The research results showed that 83.3% of mothers had good knowledge about managing family finances and 76.7% had good actions in realizing the knowledge they had to manage family finances. From these results it can be concluded that the majority of mothers have good knowledge and actions in managing family finances.</em></p> <p><em> </em><strong><em>Keywords: Family Financial Management Planning; knowledge; practice; Stunting</em></strong></p>yanna wari harahapWinra Zebua
Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Publik Nusantara
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-10-052026-10-0511Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Risiko Musculoskletal Disorrders Pada Petugas Pemadam Kebakaran Di Kota Padangsidimpuan Tahun 2025
https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jkpn/article/view/3019
<p>Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan pada sistem muskuloskeletal yang dapat menimbulkan nyeri, kekakuan, ketidaknyamanan, serta keterbatasan fungsi gerak. Petugas pemadam kebakaran merupakan pekerja dengan tuntutan fisik tinggi karena harus mengangkat dan membawa peralatan, menarik selang, melakukan evakuasi, serta bekerja dalam kondisi darurat. Salah satu faktor individu yang dapat berhubungan dengan MSDs adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada petugas pemadam kebakaran di Kota Padangsidimpuan Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain <em>cross-sectional</em>. Populasi penelitian berjumlah 168 petugas pemadam kebakaran dan sampel sebanyak 56 responden yang dipilih menggunakan teknik <em>simple random sampling</em>. Pengukuran IMT dilakukan berdasarkan berat badan dan tinggi badan responden. Risiko MSDs diukur menggunakan kuesioner Nordic Musculoskeletal Questionnaire (NMQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Distribusi IMT menunjukkan bahwa 13 responden (23,2%) termasuk kategori kurus, 13 responden (23,2%) kategori normal, 16 responden (28,6%) kategori overweight, dan 14 responden (25,0%) kategori obesitas. Berdasarkan risiko MSDs, sebanyak 23 responden (41,1%) berada pada kategori risiko rendah dan 33 responden (58,9%) pada kategori risiko tinggi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan risiko MSDs. Terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan risiko Musculoskeletal Disorders pada petugas pemadam kebakaran di Kota Padangsidimpuan Tahun 2025. Pemantauan status gizi, peningkatan kebugaran fisik, dan penerapan prinsip ergonomi diperlukan sebagai bagian dari upaya pencegahan MSDs.</p>Amalia SiregarNefonavratilova ritonga
Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Publik Nusantara
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-292026-09-2911GAMBARAN PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PEKERJA TEKNISI PT. PLN PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2026
https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jkpn/article/view/3028
<p>Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah kecelakaan kerja pada pekerja yang memiliki risiko tinggi, termasuk pekerja teknisi PT PLN Padangsidimpuan. Namun, masih ditemukan pekerja yang belum menggunakan APD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja teknisi PT PLN Padangsidimpuan Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja teknisi PT PLN Padangsidimpuan sebanyak 60 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan <em>total sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 60 responden, sebanyak 54 orang (90,0%) menggunakan APD dan sebanyak 6 orang (10,0%) tidak menggunakan APD. Disimpulkan bahwa perilaku penggunaan APD pada pekerja teknisi PT PLN Padangsidimpuan secara umum sudah baik.</p>rahma juni harahapArinil hidayahnurul hidayah nasution
Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Publik Nusantara
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-282026-09-2811FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESADARAN MELAKUKAN K4 DI PUSKESMAS PIJORKOLING KOTA PADANGSIDIMPUAN
https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jkpn/article/view/1271
<p>Pemeriksaan <em>antenatalcare </em>(ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Cakupan K4 Padangsidimpuan tahun 2018 sebesar67%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, umur dan paritas dengan kesadaran melakukan K4 di Puskesmas Pijorkoling kota Padangsidimpuan tahun 2019. Desain penelitian adalah <em>crosssectional. </em>Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil Trimester 3 dengan usia kehamilan 36 minggu atau lebih sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu <em>total population </em>sehingga jumlah sampel adalah 40 orang. Data diperoleh dari Puskesmas Pijorkoling Padangsidimpuan dan melalui hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner. Metode analisa data dianalisis secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji <em>Chisquare </em>dengan nilai α sebesar 95%. Hasil penelitian didapatkan bahwa da hubungan antara pengetahuan (0,038), umur (0,037), status paritas (0,028) dengan kesadaran melakukan K4 di Puskesmas Pijorkoling Tahun 2019. Diharapkan kepada Puskesmas Pijorkoling melakukan inovasi baru seperti kelompok belajar ibu hamil, senam ibu hamil agar ibu hamil ramai berkunjung dan menginformasikan ke lintas sektor agar dapat memberikan perubahan perilaku masyarakat khususnya ibu hamil.</p>yanna wari harahapSuryati Suryati
Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Publik Nusantara
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-262026-09-2611GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG JAMBAN SEHAT DI DESA TANJUNG DOLOK MARANCAR KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2026
https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jkpn/article/view/3020
<p>Jamban sehat merupakan sarana sanitasi dasar yang penting dalam mencegah pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit. Rendahnya penggunaan jamban sehat masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat tentang penggunaan jamban sehat di Desa Tanjung Dolok, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Populasi penelitian berjumlah 146 kepala keluarga (KK), dengan sampel sebanyak 60 KK yang dipilih menggunakan teknik <em>simple random sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (51,7%), bekerja sebagai wiraswasta (21,7%), telah tinggal lebih dari satu tahun (71,7%), dan berpendidikan SD (31,7%). Pengetahuan masyarakat tentang jamban sehat sebagian besar berada pada kategori kurang, yaitu 44 responden (73,3%), sedangkan kategori baik sebanyak 6 responden (10,0%). Sikap masyarakat didominasi kategori negatif, yaitu 40 responden (66,7%), sedangkan sikap positif sebanyak 20 responden (33,3%). Kesimpulannya, masyarakat Desa Tanjung Dolok masih memiliki pengetahuan yang kurang dan sikap negatif terhadap penggunaan jamban sehat<strong>.</strong></p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> <strong>Pengetahuan, Sikap, Jamban Sehat.</strong></p>Linda sarah SimanjuntakNurul Hidayah Nasution
Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Publik Nusantara
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-302026-09-3011