Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Risiko Musculoskletal Disorrders Pada Petugas Pemadam Kebakaran Di Kota Padangsidimpuan Tahun 2025
Keywords:
Indeks, Massa, Tubuh, musculoskeletal, disorders, petugas, pemadam, kebakaran, ergonomicAbstract
Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan pada sistem muskuloskeletal yang dapat menimbulkan nyeri, kekakuan, ketidaknyamanan, serta keterbatasan fungsi gerak. Petugas pemadam kebakaran merupakan pekerja dengan tuntutan fisik tinggi karena harus mengangkat dan membawa peralatan, menarik selang, melakukan evakuasi, serta bekerja dalam kondisi darurat. Salah satu faktor individu yang dapat berhubungan dengan MSDs adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada petugas pemadam kebakaran di Kota Padangsidimpuan Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 168 petugas pemadam kebakaran dan sampel sebanyak 56 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengukuran IMT dilakukan berdasarkan berat badan dan tinggi badan responden. Risiko MSDs diukur menggunakan kuesioner Nordic Musculoskeletal Questionnaire (NMQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Distribusi IMT menunjukkan bahwa 13 responden (23,2%) termasuk kategori kurus, 13 responden (23,2%) kategori normal, 16 responden (28,6%) kategori overweight, dan 14 responden (25,0%) kategori obesitas. Berdasarkan risiko MSDs, sebanyak 23 responden (41,1%) berada pada kategori risiko rendah dan 33 responden (58,9%) pada kategori risiko tinggi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan risiko MSDs. Terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan risiko Musculoskeletal Disorders pada petugas pemadam kebakaran di Kota Padangsidimpuan Tahun 2025. Pemantauan status gizi, peningkatan kebugaran fisik, dan penerapan prinsip ergonomi diperlukan sebagai bagian dari upaya pencegahan MSDs.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Publik Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









