ASUHAN AKUPUNKTUR PADA PENDERITA GANGGUAN KECEMASAN BERLEBIH : STUDI KASUS
DOI:
https://doi.org/10.51933/health.v11i1.2613Keywords:
Gangguan kecemasan, akupunktur, terapi komplementer, studi kasusAbstract
Kecemasan adalah kondisi psikologis seseorang yang penuh dengan rasa takut dan khawatir, dimana perasaan takut dan khawatir akan sesuatu hal yang belum pasti akan terjadi. Kecemasan dibagi dalam 3 jenis ada kecemasan neurosis, kecemasan realistis, dan kecemasan moral. Selain terapi farmakologis Asuhan Akupunktur juga bisa menjadi pilihan alternatif yang menarik karena mampu membantu memperbaiki sirkulasi energi dan aliran darah dan membuat tubuh menjadi rileks sehingga rasa gelisah dan cemas bisa mereda. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan melibatkan seorang partisipan perempuan berumur 36 tahun. Asuhan Akupunktur dilakukan di Udara Yoga Bali sebanyak 6 kali sesi terapi pada tanggal 08 April 2025 sampai dengan 25 April 2025. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara: Pengamatan (Wang), Pendengaran dan Penciuman (Wen), Wawancara (Wen), dan Palpasi (Qie) disertai studi dokumentasi. Setelah dilakukan Asuhan Akupunktur menunjukkan hasil yang baik, yaitu: Sudah tidak gelisah, merasa lebih tenang, tidak merasa khawatir berlebihan, jantung sudah tidak berdetak kencang, sudah tidak pusing, dada tidak berdebar, tidak kesemutan, tidak sulit memulai tidur, dan haid sudah normal (tidak pendek). Diharapkan hasil penelitian studi kasus ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi Akupunktur Terapis dalam memberikan Asuhan Akupunktur untuk menangani klien dengan Gangguan Kecemasan Berlebih.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












