Pengaruh Penyuluhan PHBS Terhadap Pengetahuan Masyarakat yang BABs di Desa Lantasan Lama

  • YUSNINA MAISYAROH UNIVERSITAS AUFA ROYHAN PADANGSIDIMPUAN

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi salah satu perilaku yang dilaksanakan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan masyarakat peduli akan kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan one-group pretets-posttest design, dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Jumlah responden 52 orang, dengan kriteria insklusi. Instrument pengukuran yang digunakan adalah kuesioner, dilanjutkan penyuluhan dengan media powerpoint, video dan leaflet. Adapun analisis menggunakan paired sample t-test untuk menggambarkan karakteristik responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata (mean) pengetahuan masyarakat tentang PHBS pada saat pretest adalah 11,71 dan pada saat posttest meningkat menjadi 17,58. Skor pengetahuan terendah pada saat pretest adalah 6 dan skor tertinggi adalah 16 dan pada saat posttest skor pengetahuan terendah adalah 15 dan skor tertinggi adalah 20. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) menunjukkan bahwa ada perbedaan, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan PHBS terhadap tingkat pengetahuan masyarakat yang BABs di Desa Lantasan Lama. Disarankan kepada pemerintah setempat terutama pemerintahan desa agar menyediakan sarana dan prasarana serta melakukan penyuluhan yang rutin tentang dampak BABs kepada masyarakat untuk meningkatkan PHBS mereka.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jun 28, 2022
How to Cite
MAISYAROH, YUSNINA. Pengaruh Penyuluhan PHBS Terhadap Pengetahuan Masyarakat yang BABs di Desa Lantasan Lama. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal, [S.l.], v. 7, n. 1, p. 15-19, june 2022. ISSN 2623-2499. Available at: <https://jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/773>. Date accessed: 08 dec. 2022. doi: http://dx.doi.org/10.51933/health.v7i1.773.