Pendidikan Kesehatan Tentang Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi di Posyandu Desa Sigumuru Kecamatan Angkola Barat

  • Yulinda Aswan Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan

Abstract

ABSTRAK

Berdasarkan Data yang diperoleh dari Profil Kesehatan Indonesia 2020, dari 28.158 kematian balita, 72,0% (20.266 kematian) diantaranya terjadi pada masa neonatus. Dari seluruh kematian neonatus yang dilaporkan, 72,0% (20.266 kematian) terjadi pada usia 0-28 hari. Sementara, 19,1% (5.386 kematian) terjadi pada usia 29 hari – 11 bulan dan 9,9% (2.506 kematian) terjadi pada usia 12 – 59 bulan. Pada tahun 2020, penyebab kematian neonatal terbanyak adalah kondisi berat badan lahir rendah (BBLR). Penyebab kematian lainnya di antaranya asfiksia, infeksi, kelainan kongenital, tetanus neonatorium, dan lainnya. Berdasarkan hal tersebut tim pengabdian masyarakat mengadakan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap bagi bayi. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan tanya jawab. Pelaksanaan Penyuluhan Imunisasi Dasar dilaksanakan di Posyandu Desa Desa Sigumuru pada bulan Desember 2021. Penyuluhan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari ibu balita, kader, bidan desa dan mahasiswa. Seluruh peserta antusias dalam mengikuti penyuluhan, hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta yang bertanya saat sesi tanya jawab. Pemberian kuesioner dilakukan sebagai bentuk evaluasi pengetahuan ibu bayi tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap, di peroleh hasil sebelum pemberian penyuluhan rata-rata tingkat pengetahuan ibu sebesar 58,96% dan setelah diberikan penyuluhan menjadi 80,68%. Setelah diadakan penyuluhan tentang imunisasi dasar lengkap diharapkan peserta yang mengikuti benar-benar mengerti dan menyebarluaskan informasi yang diterima kepada warga lain.


 Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan; Imunisasi Dasar Lengkap; Bayi


 ABSTRACT


Based on data obtained from the Indonesia Health Profile 2020, of 28,158 under-five deaths, 72.0% (20,266 deaths) of them occurred in the neonatal period. Of all reported neonatal deaths, 72.0% (20,266 deaths) occurred at the age of 0-28 days. Meanwhile, 19.1% (5,386 deaths) occurred at the age of 29 days – 11 months and 9.9% (2,506 deaths) occurred at the age of 12 – 59 months. In 2020, the most common cause of neonatal death is low birth weight (LBW). Other causes of death include asphyxia, infection, congenital abnormalities, neonatal tetanus, and others. Based on this, the community service team held counseling about the importance of complete basic immunization for infants. The method used is lecture, discussion and question and answer. The implementation of Basic Immunization Counseling will be held at the Posyandu in Sigumuru Village in December 2021. This counseling was attended by 25 participants consisting of mothers of toddlers, cadres, village midwives and students. All participants were enthusiastic in participating in the counseling, this was evidenced by the large number of participants who asked questions during the question and answer session. The questionnaire was administered as a form of evaluation of the mother's knowledge of the importance of complete basic immunization, the results obtained before giving counseling the average level of mother's knowledge was 58.96% and after being given counseling it became 80.68%. After the counseling on complete basic immunization is held, it is hoped that the participants who follow really understand and disseminate the information received to other residents.


 Keywords: Health Education; Complete Basic Immunizations; baby

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Dec 22, 2021
How to Cite
ASWAN, Yulinda. Pendidikan Kesehatan Tentang Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi di Posyandu Desa Sigumuru Kecamatan Angkola Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), [S.l.], v. 3, n. 3, p. 78-82, dec. 2021. ISSN 2715-0178. Available at: <https://jurnal.unar.ac.id/index.php/jamunar/article/view/537>. Date accessed: 19 may 2024. doi: http://dx.doi.org/10.51933/jpma.v3i3.537.